10 Game dengan Konsep “Banyak Karakter Utama” Terbaik!

10 Game dengan Konsep “Banyak Karakter Utama” Terbaik!

Author picture
Author picture
the best multiple protagonist game

Tidak lagi seperti beberapa dekade yang lalu dimana ia hanya sekadar menjual kesenangan lewat gameplay semata, kompleksitas yang kini mampu diakomodasi oleh video game memang membuatnya jadi ruang kreatif yang sangat berbeda. Di tangan yang tepat, lewat pengalaman interaktif yang ia usung, ia bisa berujung menjadi media cerita yang fantastis. Tentu saja sebagian besar dari konsep tersebut disajikan via perspektif karakter utama yang juga Anda gunakan saat gameplay. Di beberapa kasus, jumlah ini bahkan bisa berujung lebih dari satu.

Benar sekali, ada banyak kasus dimana video game berhasil menawarkan impact yang lebih besar baik dari sisi cerita ataupun karakter lewat konsep jumlah karakter protagonis utama yang lebih dari satu. Yang kita bicarakan di sini tentu saja karakter-karakter protagonis yang tidak hanya berkontribusi di sisi cerita saja, tetapi juga menjadi bagian dari gameplay Anda, seberapa singkat pun itu. Beberapa di antaranya bahkan berhasil tampil sebagai nilai jual yang tidak lagi bisa dipisahkan begitu saja.

Lantas, dari semua game yang menawarkan konsep multi alias beberapa karakter pratagonis di dalam satu game yang sama, mana yang menurut kami pantas dinobatkan sebagai yang terbaik di antara yang terbaik? Berikut adalah toplist kami:

10. A Way Out

Serahkan urusan game multiplayer kooperatif kepada Hazelight di bawah Josef Fares yang tidak hanya berhasil membangunnya sebagai identitas, tetapi juga secara konsisten menelurkan game yang berkualitas. Walaupun ia tidak memenangkan banyak penghargaan di tahun rilisnya, namun A Way Out selalu punya posisi yang istimewa di hati kami.

Ada kejeniusan dari caranya mengeksekusi sekuens gameplay dari awal hingga akhir cerita sembari mempertahankan dinamika hubungan antara dua karakter utamanya sebagai salah satu daya tarik utama. Ketika momen yang diracik tiba, ia berhasil menawarkan pengalaman emosional yang siap untuk membuat hati Anda terenyuh. Kami juga memberikan apresiasi ekstra untuk ragam mini-game yang mereka tawarkan untuk sekadar memberikan waktu bagi gamer untuk bersenang-senang. Kami bahagia konsep ini diteruskan Hazelight ke It Takes Two dan Split Fiction yang kian menyempurna.

9. Devil May Cry V

Gamer mana yang tidak bergembira ketika Capcom tiba-tiba memamerkan dan mengkonfirmasikan Devil May Cry V lewat teaser perdana yang jelas mengerti soal intisari daya tarik gameplay dan aksi karakternya yang keren. Lewat teaser tersebut, Capcom seolah “menipu” gamer dengan hanya konfirmasi dua karakter – Nero dan Dante yang akan kembali bereuni.

Siapa yang menyangka bahwa setelahnya, Capcom tiba-tiba memperkenalkan satu karakter protagonis baru bernama V yang tidak hanya punya tampilan emo yang berbeda, tetapi juga punya gaya bertarung unik berbasis summon. Perlahan tapi pasti, bersama dengan identitas yang terungkap, peran V ternyata tidak hanya sekadar untuk membuat cita rasa Devil May Cry V lebih segar. Untuk satu titik, Capcom tidak hanya berhasil menyuntikkan sebuah karakter baru saja, tetapii juga yang bisa diterima terbuka oleh para fans sejak hari pertama.

8. Marvel’s Spider-Man 2

Setelah apa yang terjadi dengan seri pertamanya, semua fans Spider-Man tentu saja mengantisipasi peran lebih aktif seorang Miles Morales di seri keduanya. Namun antisipasi tersebut tiba-tiba lebih tingg ketika terkonfirmasi bahwa salah satu tokoh antagonis yang mereka lawan adalah Venom.

Jika Miles Morales dan Peter Parker adalah sebuah persamaan matematika yang punya nilai setara, kehadiran Venom seolah menjadi variabel yang tidak hanya membuatnya timpang, tetapi juga misterius di saat yang sama. Trailer gameplay perdana jelas memperlihatkan kostum hitam Spider-Man yang terpengaruh Symbiote, lengkap dengan kekuatan baru dan kepribadian “aneh” Peter Parker. Sejak trailer tersebut, mimpi untuk tidak hanya melihat tetapi juga bermain sebagai Venom pun tercipta, dengan hasil akhir yang harus diakui cukup memuaskan untuk sekadar memamekan apa yang bisa dilakukan “monster:” yang satu ini.

7. GTA V

Di era-nya, yang percaya atau tidak, sudah terjadi lebih dari 10 tahun yang lalu dengan 3 generasi konsol yang terlewati, membayangkan sebuah game action open-world dengan konsep beberapa karakter tidak pernah pernah terlintas sebelumnya. Inovasi ini lah yang kemudian mendefinisikan GTA V dan mejnadi salah satu identitas terkuatnya.

Apalagi konsep tiga karakter ini diseksekusi dengan manis. Dengan cerita utama dan sampingan yang terkadang menuntut karakter spesifik untuk digunakan, Rockstar berhasil membangun sebuah cerita kriminal yang lumayan solid di atasnya. Apalagi ia juga menawarkan karakter “super gila” seperti Trevor yang nyaris tak punya kompas moral untuk menahan brutalitas yang bisa ia pamerkan. Konsep pergantian karakter yang bisa dilakukan secara instan sembari memamerkan apa yang tengah dilakukan karakter yang baru dipilih tersebut menjadi inspirasi bagi banyak game yang lahir setelahnya, termasuk Marvel’s Spider-Man 2 yang kita bahas sebelumnya.

author avatar
Pladidus Santoso
Pladidus sudah berkecimpung selama 14 tahun di industri media game Indonesia dan selalu bersemangat untuk merekomendasikan Suikoden II kapan saja, dimana saja, dan kepada siapa saja.
Related Topics:
Author picture
Editor in Chief
Pladidus sudah berkecimpung selama 14 tahun di industri media game Indonesia dan selalu bersemangat untuk merekomendasikan Suikoden II kapan saja, dimana saja, dan kepada siapa saja.

Next Post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest

Level Up Your Gaming News!

Subscribe for the latest gaming news and updates.

Share this website