
Salah satu kasus salah penanganan yang paling disayangkan di industri game, apa yang terjadi dengan Halo sebagai sebuah franchise tampaknya cukup untuk membuat banyak fans berlinang air mata. Kita bicara soal game yang berhasil menyelamatkan Xbox di awal eksistensinya, digadang sebagai salah satu game FPS konsol terbaik, menjadi nama yang kian tidak relevan dari tahun ke tahun. Bahkan sang seri yang seharusnya membangkitkan nama game ini kembali – Halo Infinite, kini harusa didera dengan ekstra berita buruk.
Bersama dengan konfirmasi proses remake Halo pertama dengan Unreal Engine 5 via Campaign Evolved, Microsoft dan Halo Studios juga datang dengan berita buruk bagi gamer yang masih mendambakan Halo Infinite.
Lewat blog post resmi mereka, Halo Studios resmi “mengistirahatkan” Halo Studios setelah update besar – Operation Infinite yang akan meluncur di tanggal 18 November 2025 mendatang. Mereka memastikan bahwa ini akan jadi konten dan update besar terakhir untuk game ini.
Alasannya? Halo Studios mengaku bahwa mereka saat ini tengah sibuk mengerjakan beberapa proyek Halo sekaligus. Oleh karena itu, mereka membutuhkan tim untuk berfokus merampungkan mereka. Judul-judul ini diklaim akan membrikan pengalaman Halo baru.

Situasi ini tentu saja mengecewakan mengingat di tahun 2020 silam, studio yang bertanggung jawab untuk Halo Infinite – 343 Industries sempat mengungkapkan ambisi untuk terus mendukung Halo Infinite untuk setidaknya 10 tahun. Mereka bahkan mengaku sudah punya rencana apa saja yang hendak mereka suntikkan di kurun waktu tersebut. Namun seperti yang kita tahu, resepsi yang tidak sebaik dibayangkan Microsoft tampaknya menjadi faktor yang berkontribusi pada rilisnya berita yang satu ini.
Microsoft dah Halo Studios akan tetap melemparkan update kecil dan juga memastikan server Halo Infinite hidup untuk dinikmati. Sayangnya, tidak jelas hingga kapan.
Bagaimana menurut Anda situasi yang satu ini?

