
Melihat perdebatan yang terjadi tiap tahunnya soal game-game mana saja yang berhak memenangkan kategori GOTY di ragam event penghargaan memang selalu menarik. Namun harus diakui pula bahwa game-game yang seringkali bersaing untuk title ini biasanya datang dari genre yang itu-itu saja, dimana action dan RPG mendominasi dengan sedikit game mulitplayer kompetitif di dalamnya. Di tengah situasi ini lah, RGG punya ambisi yang spesifik dengan game Virtua FIghter terbaru mereka.
Seperti yang kita tahu, SEGA memang menugaskan RGG untuk menangani seri terbaru Virtua Fighter yang memang masih diselubungi dengan banyak misteri. Pameran video gameplay yang mereka lakukan beberapa waktu lalu setidakny sudah memberikan sedikit gambaran soal mekanik yang hendak mereka usung.
Dalam wawancara terbarunya dengan situs Automaton, produser Virtua Fighter terbaru- Riichiro Yamada mengungkapkan mimpi dan ambisinya dengan seri teranyar ini.
Yamada menyebut bahwa misi mereka saat ini satu – membangun sebuah game Virtua Fighter yang terasa layak untuk dinominasikan sebagai Game of the Year. Maka seperti seri Vitua Fighter pertama, ia ingin seri terbaru ini bisa menabrak batas-batas genrenya sebagai game fighting.
Untuk mencapai hal tersebut, ia pertama-tama harus membuat daya tarik Virtua Fighter baru ini tidak niche seperti kebanyaakn game fighting. Salah satunya adalah membuatnya jadi game fighting yang bisa dimainkan semua orang, yang ia yakini merupakan salah satu kekuatan franchise SEGA yang sempat tertidur cukup lama ini.

Selanjutnya adalah memastikan seri baru ini benar-benar bisa dinikmati semua orang. Jika tidak, ia yakin tidak akan ada yang mempertimbangkan dan menominasikannya menjadi Game of the Year di tahun seri ini rilis nantinya, yang pada saat berita ini ditulis, memang masih menjadi misteri tersendiri.
Oleh karena itu, Yamada dan RGG saat ini menargetkan sebuah game fighting Virtua Fighter yang memang layak untuk memenangkan Game of the Year itu sendiri. Walaupun demikian, ia juga menegaskan bahwa keinginannya untuk menarik lebih banyak gamer casual tidak akan lantas mengorbankan kedalaman sebuah game fighting yang seharusnya bagi gamer-gamer pencinta genre ini.
SEGA dan RGG juga sayangnya belum angkat bicara kira-kira kapan kita akan melihat lebih banyak Virtua Fighter baru yang baru memperkenalkan hanya setidaknya 3 karakter saja pada saat berita ini ditulis.
Bagaimana menurut Anda? Apakah ada kans sebuah game fighting menang penghargaan GOTY?

