
Fakta bahwa sebuah organisasi yang seharusnya didesain untuk meningkatkan kesadaran soal mencintai dan melindungi binatang berujung begitu dibenci oleh begitu banyak komunitas memang terhitung situasi yang absurd. Namun hal inilah yang seringkali terjadi dengan PETA dan ragam kampanye mereka. Seringkali menggunakan tema video game dengan narasi tidak berimbang dan absurd di dalamnya, ia terus jadi sasaran kritik yang sayangnya tanpa terlihat tanda-tanda berbenah. Kali ini, PETA “menyenggol” game gacha sejuta umat – Umamusume: Pretty Derby.
Seperti biasa, niat PETA cukup baik. Mereka ingin memberikan highlight soal kekerasan pada kuda pacuan yang memang menjadi catatan buruk tersendiri untuk olahraga yang satu ini.
Hanya saja, caranya benar-benar tidak berkelas. Menyinggung soal apa yang sempat terjadi di dunia nyata dengan kuda aslinya yang berujung di-eutanasia, PETA merilis gambar yang memperlihatkan Silence Suzuka versi Umamusume tengah terjatuh dengan tingkat kekejaman yang eksplisit. Tidak hanya luka, sang kaki juga memperlihatkan potongan tulang yang menonjol keluar. PETA memberi gambar ini judul “Jika Umamusume: Pretty Derby jujur”.
Seperti yang bisa diprediksi, rilisnya gambar ini langsung membuat fans Umamsume marah. Post PETA ini langsung mendapatkan serbuan Community Note di sosial media X yang mengingatkan bahwa sang empunya franchise – Cygames sudah punya ketentuan soal “fanart” apa yang boleh dan tidak boleh diracik dengan game dengan konsep idol ini. Gambar yang dirilis PETA jelas melanggar ketentuan Cygames yang memang terhitung ketat untuk urusan game gacha yang satu ini.
If Umamusume: Pretty Derby were honest, your favorite horse girl doesn’t get a comeback arc. One failed event, and the race is over forever—just like what happened to the real Silence Suzuka. pic.twitter.com/lkse22TanW
— PETA (@peta) December 10, 2025
Para gamer pun memberikan tautan ekstra agar lebih banyak gamer melaporkan situasi ini langsung ke Cygames dan memastikan developer asal Jepang tersebut mengetahui apa yang terjadi. Apalagi mengingat Cygames terkenal cukup hati-hati untuk menjaga hubungannya dengan para pemegang lisensi kuda pacuan asli yang mereka moefikasi.
Pada saat berita ini ditulis, gambar tidak berkelas tersebut masih eksis di sosial media dengan Cygames yang saat ini belum mengambil langkah apapun.
Bagaimana menurut Anda situasi yang satu ini?

