
Serikat buruh yang berjalan dengan baik memang dilihat sebagai solusi terbaik untuk memastikan karyawan-karyawan memiliki suara yang setara dengan sang pemilik bisnis atau perusahaan. Di banyak negara dimana hak tenaga kerja menjadi prioritas untuk diperhatikan dan diperjuangkan, hak untuk membangun dan bergabung ke dalam serikat buruh adalah sebuah hak yang dijamin oleh negara. Tidak mengherankan jika situasi pemecatan 30 karyawan yang sempat dilakukan Rockstar Games beberapa waktu lalu kini berkembang jadi sesuatu yang lumayan serius.
Untuk Anda yang tidak familiar, kasus ini dimulai dari pemecatan 30 karyawan oleh Rockstar Games dengan alasan bahwa mereka telah membocorkan informasi internal ke pihak ketiga. Namun para karyawan terdampak menyebut bahwa pemecatan ini lebih dikarenakan pada upaya Rockstar Edinburgh untuk mencegah terciptanya serikat buruh di sana.
Setelah sempat memicu perhatian organisasi buruh dan juga parlemen Inggris beberapa waktu lalu, kasus ini akhirnya tiba di telinga Perdana Menteri Inggris – Keir Starmer. Mendengar laporan dari Labor MP untuk Edinburgh East and Musselburgh – Chris Murray yang mengaku bahwa dirinya merasa sama sekali tidak diyakinkan bahwa pemecatan ini memang mengikuti undang-undang tenaga kerja setelah bertemu Rockstar, PM Inggris ini menegaskan komitmennya.
Union busting has consequences! UK Prime Minister Keir Starmer says the government will look into @RockstarGames's dismissal of 31 union members. pic.twitter.com/4EEM9NvcR7
— IWGB Game Workers (@IWGB_GW) December 10, 2025
Di depan parlemen, Starmer menyebut bahwa ini adalah kasus yang mengkhawatirkan sembari menegaskan komitmen unutk menjaga hak setiap tenaga kerja untuk ikut dalam serikat buruh. Oleh akrena itu, pemerintahan Inggris akan menginvestigasi lebih dalam soal kasus ini dan akan memberikan update di masa depan.
Rockstar sendiri saat ini masih terus bertahan dengan narasi mereka soal alasan pemecatan 30 karyawan yang saat ini juga memicu gelombang protes fisik di ragam kantornya di Inggris.
Bagaimana menurut Anda situasi yang satu ini?

