
Tahun 2025 memang terhitung menjadi tahun yang cukup menarik untuk industri game. Selama 12 bulan terakhir, kita tidak hanya dihadapkan hanya pada rilis game-game yang memesona dari sisi konsep dan eksekusi saja, tetapi juga ragam kontroversi dan drama yang menjadi “bumbu” tersendiri. Energi kreatif yang diperlihatkan oleh para talenta global yang membuat banyak dari kita tertawa, tergugah, hingga berakhir dengan air mata.
Maka untuk mengekspresikan rasa cinta kami kepada industri ini, maka izinkan KokangGaming untuk memberikan tribute tersendiri untuk game-game yang kami anggap berhasil tampil sebagai yang terbaik di antara yang terbaik selama tahun 2025 ini, tentu saja di ragam kategori yang berbeda. Mereka yang tidak hanya pantas untuk dirayakan saja, tetapi juga pantas dipertimbangkan untuk menemani waktu dan energi gaming Anda tahun ini.
Siapa saja? Berikut adalah game-game terbaik di tahun 2025 ini menurut KokangGaming:
Best Console Exclusive: Ghost of Yotei

Mengembangkan sebuah seri selanjutnya dari IP baru yang sukses memang bukan perkara mudah, apalagi dengan sebuah kisah yang sudah ditutup manis. Namun keputusan Sucker Punch untuk kembali mengeksplorasi Jepang kuno dengan sebuah kisah balas dendam yang begitu personal via Ghost of Yotei berujung menjadi sebuah produk kreatif yang fantastis.
Ia tidak hanya memesona dari sisi presentasi visual saja, tetapi juga menyempurnakan ragam keluhan yang sempat disuarakan di Ghost of Tsushima. Konsep open-world yang ia hadirkan berhasil tampil dengan perasaan repetisi yang minim berkat penerapan ragam iterasi kecil yang menyegarkan. Hal serupa juga terjadi di misi utama yang juga punya ekstra mekanik hingga plot twist-nya sendiri.
Best Remake / Remaster: Trails in the Sky 1st Chapter

Salah satu keputusan terbaik yang diambil Nihon Falcom, tidak ada lagi kalimat yang lebih pantas untuk membicarakan apa yang berhasil dicapai oleh Trails in the Sky 1st Chapter. Ia memberikan kesempatan bagi gamer-gamer pencinta RPG yang selama ini penasaran namun tidak kunjung memberikan diri untuk terjun ke dalamnya, seperti halnya di kasus kami. Hasilnya? Memuaskan.
Trails in the Sky 1st Chapter tidak hanya menawarkan modernisasi di sisi visual dan audio saja, tetapi juga menyuntikkan sejenis mekanisme hybrid antara RPG turn-ased dan action RPG yang menurut kami bahkan lebih baik dari ada apa yang ditawarkan oleh Metaphor: ReFantazio sekalipun. Sebuah sistem yang ingin kami lihat lebih banyak diimplementasikan oleh RPG lain yang mungkin masih bingung soal konsep utama seperti apa yang harus mereka tawarkan.

