
Masih memancing begitu banyak tanda tanya setelah rumor dan spekulasi kencang yang sempat beredar sebelumnya, mimpi untuk melihat proyek remake Final Fantasy IX sepertinya kian redup seiring dengan berjalannya waktu. Terlepas dari kabar angin yang terus berhembus, Square Enix tidak terlihat mengkonfirmasikan atau membantah informasi tersebut. Sayangnya, di tengah penantian tersebut, Square Enix justru harus kehilangan salah satu veteran sekaligus pilarnya – Toshiyuki Itahana.
Setelah berkarir selama lebih dari 25 tahun di perusahaan Jepang tersebut, Toshiyuki Itahana secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari Square Enix di akhir tahun 2025 kemarin.
Tidak main-main, selama kiprahnya, Itahana sempat menangani beberapa game raksasa Square Enix. Selain menjadi desainer karakter untuk Final Fantasy IX, ia juga sempat terlibat untuk peran yang sama di Final Fantasy Crystal Chronicles dan seri-seri game Chocobo lawas. Ia juga sempat berkontribusi untuk game Square Enix yang lain seperti Final Fantasy XIII dan NieR Automata.
🖌️おしらせです
— 板鼻利幸 TOSHIYUKI ITAHANA (@ItahanaT) January 5, 2026
FFIX25周年のお仕事を一区切りに、昨年末でスクウェア・エニックスを退職しました。
今年からはフリーランスとして活動していきます。
Xは文字数が厳しいのでnoteにまとめました。👇https://t.co/kDPpiWF0MQ
今後ともよろしくお願いいたします!
Bersama dengan sebuah artwork minimalis yang emosional, Itahana mengaku bahwa keputusan ini diambil karena ia merasa bahwa ini adalah momen yang tidak bisa lagi lebih tepat. Setelah menyelesaikan ilustrasi dan juga supervisi untuk ulang tahun ke-25 Final Fantasy IX, ia merasa ini adalah momen untuk mengakhiri sebuah era dan mengambil tantangan baru di masa depan.
Tentu saja, ia tidak akan pergi dari industri game begitu saja. Itahana akan tetap menjalankan keahliannya sebagai ilustrator dan desainer karakter, hanya saja kini dalam kapasitas sebagai seorang freelance. Ini berart lebih banyak pihak kini bisa memanfaatkan kemampuannya yang jelas sudah terbukti selama puluhan terakhir ini.
Square Enix sendiri saat ini belum memperlihatkan tanda-tanda apapun terkait proyek Final Fantasy IX Remake yang sempat dirumorkan dengan selebrasi ulang tahun yang lebih banyak mengarah pada event offline dan merch belaka.
Bagaimana menurut Anda situasi yang satu ini?

