
Situasi yang mengitari game shooter free to play terbaru – Highguard memang sangat disayangkan sekaligus menarik untuk dicermati. Fakta bahwa game ini dipilih oleh event sebesar The Game Awards 2025, yang notabene diracik oleh Geoff Keighley, justru berujung menjadi sebuah pedang bermata dua. Game ini memang secara konsisten dibicarakan namun hampir sebagian besar diskusi tersebut punya konotasi negatif yang begitu kuat. Hasilnya? Di hari rilis pertama untuk versi Steam, ia berhasil menuai 14.000 review yang didominasi penilaian negatif. Situasi ini juga melahirkan satu pertanyaan besar – mengapa Geoff Keighley begitu aktif mempromosikannya?
Karena tidak hanya menjadikannya sebagai game penutup The Game Awards 2025 saja, Geoff juga beberapa kali meyakinkan para followernya di akun sosial media bahwa Highguard akan hadir sebagai game free to play dengan kualitas tinggi.
Situasi ini pun memicu satu teori konspirasi yang lahir dari rasionalisasi: bahwa Geoff Keighley punya kepentingan finansial dengan Highguard. Bahwa sosok di balik event Summer Game Fest dan Opening Night Live Gamescom ini memiliki investasi di studio developer – Whitelight atau dijanjikan sejenis komisi jika Highguard mencapai pendapatan tertentu sebagai ganti dari slot promosi gratis yang ia berikan di event The Game Awards 2025 kemarin.
Namun hal tersebut dibantah tegas oleh Geoff Keighley via akun sosial medianya. Dengan respon pendek yang ia berikan, ia menyatakan bahwa teori konspirasi ini benar-benar keliru. Hal tersebut diungkapkan sebagai respon untuk salah satu user yang memang berencana melakukan klarifikasi soal teori konspirasi ini.
lol absolutely not.
— Geoff Keighley (@geoffkeighley) January 26, 2026
Maka dengan konfirmasi ini, maka besar kemungkinan Highguard mendapatkan spot di event sebesar TGA 2025 karena selera dan preferensi Geoff yang tampaknya benar-benar menyukai game yang diracik oleh developer yang berisikan veteran Apex Legends dan Titanfall 2 ini. Bahwa ia berangkat dari niat tulus Geoff untuk mempromosikan dan melihat game perdana dari Wildlight Entertainment ini sukses.
Bagaimana menurut Anda soal situasi yang satu ini?

