Anggota Kongres Amerika Minta Badan Dagang Selidiki Penjualan EA ke Arab Saudi

Anggota Kongres Amerika Minta Badan Dagang Selidiki Penjualan EA ke Arab Saudi

Author picture
Author picture

Menjadi sebuah langkah tidak pernah diprediksi oleh siapapun, aksi jual EA ke tiga badan investasi yang akan didominasi oleh Arab Saudi memang mengejutkan. Apalagi strategi ini ditempuh di tengah situasi finansial EA yang terlihat baik-baik saja, dengan penjualan Battlefield 6 yang luar biasa, resepsi game olahraga yang konsisten, dan beberapa proyek yang begitu diantisipasi. Dengan nilai USD 55 miliar, penjualan ini akhirnya menarik perhatian kongres Amerika Serikat.

Di awal deal ini diumumkan, banyak pihak yang memprediksi bahwa aksi jual EA ini akan berlangsung santai dan damai. Alasannya? Walaupun badan investasi Arab Saudio – PIF akan mendominasi, mereka cukup pintar untuk melibatkan Affinity Partners – badan investasi milik Jared Kushner, menantu presiden Amerika Serikat saat ini – Donald Trump.

Namun ternyata perjalanannya tidak akan semulus yang kita bayangkan. 40 anggota Kongres Amerika Serikat resmi melayangkan surat permintaan kepada badan terkait Amerika Serikat – FTC (Federal Trade Comission) untuk menyelidiki lebih dalam soal aksi beli EA ini.

Namun kekhawatiran utama dari Kongres tidak mengakar pada potensi monopoli, melainkan dari kekhawatiran soal masalah ketenagakerjaan.

Seperti yang kita tahu, jika deal ini berujung tembus, EA akan harus menanggung utang sebesar USD 20 miliar. Kongres takut bahwa EA pada akhirnya akan mengambil langkah cepat untuk mengurangi dampak dari utang tersebut. Langkah ini biasanya akan berakhir dengan proses restrukturisasi dan penutupan studio yang kan mengakibatkan banyak orang akan kehilangan pekerjaan mereka.

Khawatir soal masalah ketenagakerjaan, 40 anggota Kongres Amerika Serikat meminta proses akuisis EA oleh Arab Saudi diinvestigasi lebih jauh.

Anggota Kongres juga secara terbuka mengakui bahwa industri video game Amerika Serikat memang sedang tidak baik-baik saja. Mereka memandang industri game sebagai industri yang kurang stabil, memilki kesempatan kerja yang semakin kecil, serta terus dihujani dengan ragam kasus PHK. Proses investigasi dibutuhkan untuk memastikan in industri game Amerika Serikat tetap kompetitif untuk jangka panjang.

FTC sendiri masih belum memberikan respon resmi untuk permintaan ini dan apakah mereka akan memenuhinya atau tidak. Jika tidak ada halangan, maka proses finalisasi pembelian EA oleh PIF, Affinity Partners, dan Silver Lake ini akan rampung di Q1 Fiscal Year 2027 mendatang.

Bagaimana menurut Anda? Apakah FTC akan berujung mencampuri aksi jual EA ini atau tidak?

Related Topics:
Author picture
Editor in Chief
Pladidus sudah berkecimpung selama 14 tahun di industri media game Indonesia dan selalu bersemangat untuk merekomendasikan Suikoden II kapan saja, dimana saja, dan kepada siapa saja.

Next Post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest

Level Up Your Gaming News!

Subscribe for the latest gaming news and updates.

Share this website