
Perjuangan dan konsistensi yang dipamerkan Epic Games untuk mampu merebut pasar yang didominasi oleh Steam via Epic Games Store memang menjadi pemandangan yang cukup menarik. Perusahaan ini mengalihkan keuntungan besar yang mereka raih via Fortnite dan Unreal Engine yang super populer untuk mendorong platform yang satu ini. Namun nyatanya, bahkan dengan aksi bagi bagi game gratis sekalipun, Epic Games Store (EGS) tidak kunjung mendominasi. Berita baiknya? Epic Games tahu jelas apa yang menjadi salah satu sumber masalah.
Data tahunan yang baru saja mereka lepas memang membuka beberapa fakta menarik. Terlepas dari fakta bahwa jumlah total waktu bermain Fortnite lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu, Epic Games Store berhasil meningkatkan waktu permainan game-game third party sebesar 4%. Berbicara pada Eurogamer, Epic Games sadar bahwa Epic Games Store memang butuh banyak perbaikan.
Hal tersebut disampaikan oleh VP dan GM Epic Games Store – Steven Allison. Ia menyebut bahwa setelah fokus Epic Games untuk mendukung developer lebih dulu, mereka kini mulai perlahan tapi pasti, memperbaiki apa yang dikeluhkan oleh gamer. Mereka ingin memenuhi apa yang dibutuhkan, diinginkan, dan dikritisi oleh gamer.
Menariknya? Allison tanpa menahan diri mengakui bahwa launcher Epic Games Store memang sampah. Bahwa launcher yang mereka usung masih terlalu lambat. Oleh karena itu, mereka ingin segera membereskan masalah yang ia lihat sebagai salah satu batu sandungan terbesar ini. Dengan arsitektur yang tengah mereka kerjakan, Epic Games berharap akan mulai bisa memamerkan peningkatan signifikan untuk performa EGS di bulan Mei atau Juni 2026 ini.

Ia mengaku bahwa perbaikan ini tidak akan lantas menyelesaikan semua keluhan yang ada. Namun update ini akan mulai membuat Epic Games Store terasa lebih nyaman dan cepat. Target Epic Games di awal? Setidaknya membuat gamer merasa bahwa launcher EGS tidak seburuk sebelumnya. Komentar seperti ini akan mereka hitung sebagai kemenangan tersendiri.
Bagaimana dengan Anda? Termasuk gamer PC yang memang menghindari Epic Games Store karena masalah si launcher?

