
Di tengah semakin diterimanya mekanisme gacha sebagai sumber monetisasi selama beberapa tahun terakhir ini, kita langsung berhadapan dengan beberapa nama yang pantas untuk diantisipasi, Setiap dari mereka hadir dengan kualitas yang mampu terlihat setara atau bahkan melebihi game-game AAA sembari berupaya menawarkan identitas uniknya sendiri. Salah satunya datang dari publisher asal China – Hypergryph dengan Arknights: Endfield.
Dari sebuah game tower defense mobile menjadi game eksplorasi action RPG di sebuah dunia terbuka dengan sistem bangun pabrik yang membuatnya begitu unik di tengah terjangan game gacha saat ini, Arknights: Endfield memang berada di kategori game gacha yang berbeda.
Menariknya? Strategi ini sepertinya berhasil. Setelah sempat mengumumkan keberhasilan untuk mencatatkan lebih dari 30 juta unduhan dalam periode rilis yang singkat, yang juga diikuti dengan reward resource gacha yang disambut gembira, Hypergryph juga mencatatkan angka pendapatan yang fantastis dari game ini hanya dalam waktu 18 hari rilis saja (pada saat berita ini ditulis).
Tidak main-main, dalam periode yang terhitung singkat tersebut, Arknights: Endfield berhasil mengumpulkan lebih dari 1,2 miliar RMB atau sekitar 2,9 Triliun Rupiah dari gamer di seluruh dunia!
Data ini bukanlah sekadar data estimasi dari badan analis yang biasanya dijadikan acuan oleh banyak gamer gacha untuk saling menyombongkan game andalan mereka. Data ini langsung datang dari pemerintah Xuhui – distrik dalam Shanghai dimana kantor Hypergryph berdiri via post resmi WeChat mereka. Data ini dilepas sebagai bentuk sesumbar bahwa Xuhui menjadi rumah untuk perusahaan video game skala internasional dengan pendapatan yang fantastis.

Laporan resmi tersebut juga berbagi data pengguna yang tidak kalah menarik. Hampir 60% pendapatan dari dalam pasar China datang dari gamer PC, sementara 70% untuk pasar luar-China juga hadir dari kombinasi gamer PC dan konsol.
Pemerintah Xuhui menyebut bahwa Arknights: Endfield telah berhasil membuat Hypergryph mendobrak identitas mereka sebagai developer yang berfokus pada game mobile saja lewat jumlah pengguna yang cukup seimbang di semua platform rilis.
Arknights: Endfield sendiri saat ini tersedia untuk Playstation 5, Android, iOS, dan PC dengan dukungan bahasa pendukung yang beragam, termasuk Indonesia di dalamnya.
Bagaimana dengan Anda? Termasuk gamer yang sudah terjun ke game action RPG dengan elemen bangun pabrik ini?

