
Jika Anda mengikuti informasi terkait industri teknologi selama beberapa bulan terakhir, maka Anda tentu tidak akan melewatkan berita soal kelangkaan storage dan RAM karena kebutuhan data center dan server yang didorong oleh industri AI. Situasi ini tidak hanya membuat harga kedua komponen ini naik drastis untuk gamer-gamer PC yang hendak merakit atau memperkuat rig mereka saja, tetapi juga industri skala besar seperti Playstation dan Nintendo Switch 2 misalnya. Target selanjutnya? Produk handheld PC seperti ROG Xbox Ally X yang baru meluncur beberapa bulan yang lalu.
Seperti yang kita tahu, ROG Xbox Ally merupakan handheld PC yang diposisikan sebagai buah kolaborasi antara Xbox dan ASUS ROG itu sendiri. Varian Ally X menjadi varian terkuat dan tentu saja dengan banderol harga lebih tinggi. Menariknya? Posisinya sebagai salah satu handheld PC termahal di pasaran saat ini tampaknya berpotensi kian mahal.
Setidaknya hal inilah yang saat ini terjadi di Jepang dan Australia. Untuk wilayah negeri sakura tersebut, ASUS ROG memutuskan untuk menaikkan harga varian terkuat – ROG Xbox Ally X dengan cukup drastis. Mesin yang dulunya dijual di harga “hanya” 139.800 Yen tersebut kini menjadi 169.800 Yen atau mengalami peningkatan sekitar 20%. Sementara untuk versi biasa yang non-X, harga yang ditawarkan tetap.
Peningkatan harga yang tidak kalah signifikan juga terkonfirmasi terjadi di Australia untuk varian yang sama. ROG Xbox Ally X yang sempat dijual di harga sekitar AUD 1.599 kini ditawarkan di harga AUD 1.799 atau naik sekitar AUD 200. Peningkatan sebesar ini dinilai cukup drastis jika melihat strategi kenaikan harga konsol seperti Playstation 5 dan Xbox Series di region sama yang berkisar hanya sekitar AUD 50 saja.

Walaupun ASUS ROG tidak banyak berbicara untuk menjelaskan alasan di balik kenaikan harga drastis ini, namun sepertinya aman untuk berasumsi bahwa ia terjadi karena kenaikan harga RAM dan Storage karena industri AI seperti yang kita bicarakan di awal. Kelangkaan dan lonjakan harga kedua komponen tersebut membuat para produsen tidak berkutik.
Tidak ada kejelasan apakah strategi peningkatan harga yang sama juga akan diaplikasikan ASUS ROG untuk lebih banyak region, termasuk Indonesia, juga akan diterapkan atau tidak. Kami sendiri sudah menghubungi representatif ASUS ROG Indonesia untuk mendapatkan kepastian soal strategi harga di Indonesia dan sejauh ini belum mendapatkan balasan jawaban. Sebagai perbandingan, ASUS ROG Ally X saat ini masih dijual di harga 15 juta Rupiah di Indonesia.
Bagaimana menurut Anda situasi yang satu ini?

