
Situasi beragam perangkat yang membutuhkan setidaknya dua komponen – storage dan RAM saat ini memang tengah pelik. Bagaimana tidak? Dengan kenaikan harga signifikan yang terjadi karena kebutuhan data center dan server yang saat ini didominasi oleh industri AI, banyak perangkat mulai harus menyesuaikan harga mereka. Di tengah kekuatan ekonomi dan belanja banyak user yang juga tidak bisa dibilang gemilang, ia jadi sebuah pedang bermata dua. Hal ini jugalah yang terjadi dengan lini ROG Xbox Ally racikan ASUS dan Microsoft.
Walaupun tidak pernah secara terbuka dijelaskan alasan di balik strategi yang diambil, namun kenaikan harga RAM dan Storage tetap diduga menjadi alasan dari kenaikan harga cukup signifikan ROG Xbox Ally X di Jepang dan Australia. Kebijakan harga yang ternyata juga sudah diaplikasikan di Indonesia.
Berdasarkan respon dari representatif ASUS di Indonesia, handheld andalan terbaru mereka ini sebenarnya sudah mengalami kenaikan harga permanen. Menariknya? Tidak seperti Jepang dan Australia yang hanya terjadi untuk varian “X”, kenaikan harga di Indonesia ini juga terjadi untuk varian yang lebih lemah dan murah – ROG Xbox Ally.
ASUS ROG Indonesia menerapkan kenaikan harga permanen sebesar 1 juta Rupiah untuk masing-masing varian. Ini berarti ROG Xbox Ally X yang sempat ditawarkan di harga Rp 14.999.000 kini menjadi Rp 15.999.000,-. Sementara untuk varian ROG Xbox Ally biasa, ia juga naik dari Rp 9.999.000,- menjadi Rp 10.999.000,-.

Untuk meredam sedikit hantaman dari kenaikan harga ini, ASUS ROG Indonesia juga menggelar masa diskon sementara yang memungkinkan para peminat untuk membeli kedua perangkat ini di harga lama via official store ataupun ragam merchant yang ada.
Tidak ada informasi lanjuta apakah ROG Xbox Ally X dan ROG Xbox Ally ini akan berpotensi untuk mendapatkan adaptasi harga lebih lanjut di masa depan di tengah situasi harga komponen yang tidak menentu.
Bagaimana menurut Anda situasi yang satu ini?

