
Hampir semua gamer sepertinya masih ingat dengan betapa gila dan ekspansifnya ambisi NetEase beberapa tahun yang lalu untuk serius menjajal pasar konsol dan PC. Hanya dalam waktu singkat, ia berhasil merekrut veteran-veteran ikonik dari ragam developer raksasa, termasuk sosok seorang Toshihiro Nagoshi yang dikenal sebagai ujung tombak seri Yakuza dari RGG dan SEGA. Sayangnya alih-alih berita baik, studionya – Nagoshi Studio justru diterpa berita mengkhawatirkan.
Seperti yang kita tahu, setelah aksi “memasak” cukup lama, Nagoshi Studio baru saja mengumumkan game action perdana mereka – Gang of Dragon yang akan menghadirkan sosok aktor Korea ternama – Ma Dong-Seok. Namun laporan terbaru dari Bloomberg sepertinya mematikan harapan bahwa kita akan bisa berujung mencicipi game tersebut.
Apa pasal? Karena berdasarkan laporan tersebut, NetEase kabarnya mempercepat peralihan strategi mereka untuk keluar dari bisnis pengembangan game. Sebagai bagian dari strategi baru ini, mereka dikabarkan akan memulai memotong hingga menghentikan pendanaan ke ragam studio mereka. Salah satu korbannya? Nagoshi Studio.

NetEase disebut-sebut akan mulai mnghentikan pendanaan untuk studio ini mulai bulan Mei 2026 mendatang, atau sekitar 5 tahun setelah studio ini berdiri. Keputusan ini diambil setelah Nagoshi Studio kabarnya meminta pendanaan ekstra sekitar USD 44,4 juta atau sekitar 7 miliar Yen untuk merampungkan Gang of Dragon.
Berita buruknya? Nagoshi Studio sempat berusaha mencari sponsor baru untuk memastikan studio mereka tetap berdiri, namun terkonfirmasi gagal. NetEase juga kabarnya bersedia untuk membiarkan Gang of Dragon untuk terus dikerjakan oleh Nagoshi Studio selama mereka mampu membayar kompensasi untuk atas nama aset dan brand yang sudah ada.
Baik Nagoshi ataupun NetEase sendiri masih belum memberikan komentar apapun terkait laporan yang satu ini.
Bagaimana dengan Anda? Termasuk gamer yang menantikan Gang of Dragon?

