
Seperti sebuah eksekusi tanpa cela, kalimat ini memang tidak berlebihan saat kita bicara soal betapa rapinya eksekusi Capcom untuk Resident Evil Requiem dari beragam elemen yang ada. Membawa Leon kembali sebagai protagnis sembari memberikan ekstra kesempatan bernostalgia ke Raccoon City berhasil dipadupadankan dengan protagonis baru – Grace yang menawarkan episode survivel horror yang tak kalah memesona. Puja-puji yang diterjemahkan dengan cepat ke dalam angka penjualan.
Setelah sempat merayakan total penjualan 5 juta kopi dalam 5 hari rilis, Capcom kini merayakan milestone penjualan terbaru Resident Evil Requiem.
Sejak rilisnya di tanggal 27 Februari 2026 kemarin, Resident Evil Requiem resmi menembus total penjualan hingga 6 juta kopi, lintas platform, dari seluruh dunia. Angka ini juga otomatis kian memperkokoh posisinya sebagai seri Resident Evil dengan penjualan tercepat di sepanjang sejarah franchise yang satu ini.
Fakta bahwa angka penjualan ini berhasil dicapai oleh Resident Evil Requiem dalam waktu kurang dari satu bulan sepertinya juga menjamin bahwa ia akan mudah melampaui total penjualan dari beberapa seri modern.

Sebagai perbandingan, Resident Evil 7 yang dirilis di tahun 2017 kemarin berhasil terjual total di angka 16,4 juta kopi. Sementara Resident Evil Village yang dilepas di tahun 2021 kini mencatatkan penjualan total di 13,5 juta kopi.
Capcom juga belum lama ini sudah mengkonfirmasikan kehadiran DLC expansion cerita untuk Resident Evil Requiem yang saat ini masih secara aktif dikembangkan dengan konten yang juga misterius. Dengan kesuksesan ini juga, sepertinya aman untuk berasumsi bahwa Capcom akan terus mengeksplorasi franchise Resident Evil di masa depan, yang kini dibangun via strategi rotasi antara proyek remake dan seri utama yang baru.
Bagaimana dengan Anda? Termasuk gamer yang sudah terjun ke dalam petualangan baru Grace dan Leon ini?

