
Apa yang terjadi dengan Highguard sebagai game live-service terbaru memang sangat disayangkan. Tidak ada yang mengira bahwa game yang mendapatkan spotlight sebagai penutup event The Game Awards 2025 kemarin ini justru harus berujung berhadapan dengan masalah demi masalah.
Ia gagal menarik jumlah pemain yang seharusnya, yang kemudian berbuntut pada kegagalan menyentuh metrik data tertentu yang sepertinya menjadi alasan di bali keputusan Tencent untuk menarik pendanaan yang ada. Dengan konsekuensi PHK massal yang tidak terhindarkan, tentu saja banyak gamer yang penasaran dengan langkah si studio developer – Wildlight Entertainment selanjutnya.
Namun dengan resmi matinya Highguard yang tidak lagi bisa diunduh ataupun dimainkan pada saat berita ini ditulis, nasib Wildlight Entetainment sebagai developer juga sepertinya berakhir.
Pengumuman resmi memang tidak pernah dilakukan, namun dari ragam bukti yang mengemuka, sepertinya aman untuk menyimpulkan bahwa Wildlight tidak lagi eksis. Pertama, tentu saja dari halaman LinkedIn sang studio yang tidak lagi bisa diakses, yang mengindikasikan bahwa ia sudah dihapus secara permanen. Kedua? Anda juga tidak bisa lagi mengakses halaman website resminya yang kini akan mengarah pada halaman error.

Bukti kuat penunjang yang lain? Datang dari halaman LinkedIn dari Chad Grenier – studio head sekaligus Wildlight Entertainment. Di luar post yang membicarakan sedikit soal Highguard yang tetap ia banggakan, history karir Grenier lah yang seolah berperan sebagai konfirmasi tidak langsung. Di history tersebut, ia menuliskan “Maret 2026” sebagai bulan terakhir ia berperan sebagai studio head Wildlight Entertainment, yang besar kemungkinan terjadi karena studio yang tidak lagi eksis.
Highguard sendiri sempat menyentuh hampir 100.000 pemain bersamaan di awal rilisnya untuk versi Steam, namun gagal menjaga momentum dengan jumlah pemain yang terus berkurang. Puncaknya adalab keputusan untuk mematikan proyek ini terlepas dari usianya yang masih muda.
Apakah para mantan pegawai Wildlight yang notabene berisikan veteran Titanfall dan Apex Legends ini akan menemukan rumah barunya di masa depan? Kita tunggu saja.

