
Pertarungan antara publisher game dan scene pembajakan memang selalu menjadi medan pertempuran yang menarik untuk disimak. Selama beberapa tahun terakhir, sang pelindung – Denuvo bisa disimpulkan sebagai pemenang. Ia berhasil melindungi banyak rilis game sekaligus membuktikan diri sebagai sistem pertahanan anti-bobol di iterasi terbaru yang bahkan membuat tim peretas ternama pun tunduk. Namun semuanya berubah ketika tim peretas baru bernama “Voices38” tiba.
Berbeda dengan metode Hypervisor yang “menelanjangi” sistem keamanan PC Anda untuk bisa melewati sistem keamanan Denuvo, apa yang ditawarkan Voices38 adalah metode pembobolan berbasis crack lawas, membuatnya jadi opsi yang lebih minim resiko.
Lewat rilis cracknya untuk menghancurkan Denuvo dI DOOM: The Dark Ages beberapa waktu lalu, Voices38 menjadi tim pertama yang mampu membobol iterasi tahun 2025, yang sempat diduga mustahil untuk terjadi. Aksi tersebut ditutup tim ini dengan sebuah teaser soal langkah selanjutnya yang mereka sebut, akan jadi kejutan tersebut.
Kejutan tersebut akhirnya meluncur hari ini. Tim Voices38 resmi berhasil membobol Denuvo game teranyar Capcom yang fantastis – Resident Evil Requiem dengan gaya crack lawas yang serupa. Mengapa ini signifikan? Karena ini juga menjadi kali pertamanya Denuvo iterasi tahun 2026 berujung diibobol.

Lewat respon yang mereka lepas di Reddit, Voices38 menyebut bahwa Denuvo iterasi tahun 2026 yang mengisi RE Requiem memiliki dua fitur baru yang tidak tersedia di iterasi tahun 2025 yang melindungi DOOM: The Dark Ages. Ia sendiri tidak berbagi lebih banyak detail soal apa fitur tersebut, namun ini memastikan satu hal – bahwa mereka kini punya kemampuan untuk membobol semua iterasi Denuvo, bahkan dari tahun 2026 sekalipun.
Sayangnya, mereka tidak memberikan konfirmasi apapun terkait rilis selanjutnya atau apakah mereka akan menggunakan pengetahuan ini untuk meretas semua game dengan Denuvo yang saat ini masih terlindungi dengan baik.
Denuvo juga belum memberikan komentar apapun terkait situasi ini. Namun dengan kemampuan yang sudah mereka buktikan, sepertinya amaan untuk berasusmsi bahwa sebuah iterasi baru akan tengah giat dikerjakan dan dikembangkan saat ini.
Bagaimana menurut Anda soal situasi yang satu ini?


One Response
Lebih simpelnya sih ini seperti adu ilmu, denuvo utk proteksi dan crackers utk membobol, yg senang gamers, mau game langsung rilis gog pun kalau game itu bagus pasti rame yg beli, contoh cdpr dengan witcher3 dan cyberpunknya, ya studio pengen diproteksi makanya bayar denuvo utk melindungi kerja keras mereka, yg diuntungkan tetap gamer tani 😁