
Setiap berita yang melibatkan studio baru – Build a Rocket Boy mengemuka, maka hampir 90% bisa dipastikan bahwa ia akan berujung jadi sebuah berita buruk yang menggelikan. Kita bicara soal studio yang menanggapi kegagalan game perdananya – MindsEye dengan tuduhan bahwa ia disabotase oleh pihak ketiga alih-alih karena kelalaian mereka sendiri. Kini, Build a Rocket Boy menghadapi sebuah masalah baru yang tidak kalah fatalnya.
Menyebut developer ini sebagai studio bermasalah di titik ini sepertinya bukanlah sebuah tuduhan yang berlebihan. Badan Serikat Pekerja di Inggris – IWGB baru saja melayangkan tuntutan hukum baru ke Build a Rocket Boy.
Apa pasal? Karena berdasarkan pengakuan dari sekitar 40 pegawai terdampak, studio ini ternyata sempat memasang software mata-mata di komputer personal para pegawai ini tanpa sepengetahuan mereka.
Software yang disebut sebagai Teramind tersebut memungkinkan Build a Rocket Boy untuk memeriksa ketikan keyboard, apa yang terjadi di layar komputer, hingga audio microphone yang digunakan. Build a Rocket Boy sendiri mengkllaim bahwa langkah ini esensial untuk memastikan keamanan perusahaan tetap terjaga.

Lebih parahnya lagi? Ketika dikonfrontir, studio yang juga tengah merencanakan DLC untuk MindsEye ini menolak untuk membuka informasi dan memberi tahu untuk apa saja data-data yag sudah mereka kumpulkan. Build a Rocket Boy sendiri sudah menghapus semua software ini di bulan amret 2026 kemarin setelah ketahuan.
Build a Rocket Boy sendiir masih belum memberikan komentar resmi apapun terkait kontroversi terbaru yang tentu saja terhitung menakutkan ini.
Bagaimana menurut Anda soal situasi ini?

