Rasa kesal yang begitu kuat terhadap Square Enix yang tidak kunjung mengeksplorasi franchise lawasnya yang tertidur memang melahirkan satu tren yang menarik – upaya untuk menawarkan sesuatu yang mirip dari jalur indie. Walaupun tidak kesemua proyek ini pantas untuk dibicarakan, namun tidak sedikit pula yang langsung menarik perhatian sejak teaser perdananya dilepas. Hal inilah yang terjadi dengan .45 Parabellum Bloodhound.
Jelas ada dua alasan kuat mengapa game ini langsung memicu diskusi di antara para fans game Square Enix. Pertama, ia diracik oleh Sukeban Games – developer sama yang meracik game VA-11 Hall-A yang notabene super populer. Kedua? Tentu saja karena gaya gameplay-nya yang akan langsung mengingatkan Anda pada Parasite Eve.
Berperan sebagai sebuah “mesin pembunuh” bernama Reila Mikazuchi, .45 Parabellum Bloodhound akan menawarkan sesuatu yang akan terlihat familiar untuk gamer-gamer yang sudah tua. Kesempatan untuk menghentikan waktu, menentukan posiis, dan kemudian mengeksekusi dan meneruskan ragam skill aktif yang ada akan jadi kunci untuk memenangkan pertempuran di sini.

Sukeban Games sendiri berencana untuk membangun setidaknya tujuh level berbeda yang ia klaim akan mengusung atmosfer kuat dengan dialog, teka-teki, dan juga pertempuran yang jelas ia racik dengan tangannya sendiri. Kualitas pendekatan visual lo-fi juga ia yakini akan menjadi bumbu dunia cyberpunk yang hendak ia racik.
Sayangnya, terlepas dari trailer kedua ini, .45 Parabellum Bloodhound belum menentukan tanggal rilis pasti. Sukeban Games hanya menegaskan keinginan untuk merilisnya di musim panas, tetap untuk tahun 2026 via PC.
Bagaimana dengan Anda? Termasuk gamer yang menantikan seri ini?

