
Tidak bisa disangkal, Capcom saat ini memang tengah menikmati masa keemasan franchise survival horror andalannya – Resident Evil. Di luar Resident Evil 3 Remake yang punya konten yang terlalu pendek dan beberapa usaha game live-service yang gagal total, hampir semua seri Resident Evil modern berujung dipuji dari sisi kualitas dengan angka penjualan yang fantastis. Namun kesuksesan ini juga menghasilkan satu konsekuensi tidak terhindarkan – bertambahnya jumlah fans dari golongan usia muda.
Sebagai sebuah franchise yang sudah berusia puluhan tahun dan timeline cerita yang terus bergerak maju, Capcom tentu berada di sebuah situasi dilematis saat berbicara soal gelombang fans muda baru ini. Capcom akan dituntut untuk terus memperkenalkan barisan karakter protagonis baru atau berujung terus menuakan karakter-karakter ikoniknya seperti yang terjadi pada Leon di Resident Evil Requiem.
Dalam wawancara terbarunya dengan Eurogamer, director RE Requiem – Koshi Nakanishi menyebut bahwa tim Resident Evil tidak memiliki sebuah aturan dan keharusan untuk memastikan bahwa setiap karakter yang muncul di seri terbaru harus menua seakurat mungkin.

Oleh karena itu, ia mengaku bahwa tim mereka saat ini tidak merasa butuh untuk mengganti karakter-karakter ikonik ini dengan karakter yang lebih muda. Nakanishi menyebut bahwa Leon menjadi contoh nyata soal pendekatan ini. Ia bahkan optimis bahwa Leon akan tetap menjadi karakter yang keren jika Capcom memutuskan membawanya kembali di usianya yang ke-70.
Tim Resident Evil Requiem sendiri saat ini tengah sibuk meracik konten tambahan untuk seri dengan penjualan tercepat ini, termasuk sebuah expansion berbayar yang kontennya sendiri masih misterius.
Bagaimana dengan Anda? Ingin melihat Leon tetap beraksi sebagai kakek-kakek berusia 70 tahun?

