
AI memang menjadi isu yang seringkali dibahas oleh banyak pihak di industri game, dari publisher, developer, hingga para gamer yang jadi konsumen utama. Pada saat berita ini ditulis, persepsi dan resepsi terkait teknologi yang kian canggih ini memang serupa, bahwa ia tidak akan dipermasalahkan selama tidak menyangkut segala sesuatu yang bersifat sebagai hasil kerja kreatif di dalamnya. Namun entah mengapa sikap banyak gamer yang satu ini tidak pernah sampai ke meja Recreate Games dan game party super imut mereka – Party Animals.
Apa pasal? Di tengah perspesi yang masih begitu negatif untuk konten gambar dan video yang diracik oleh AI, developer yang satu ini justru menggelar kontes video AI pertama mereka! Mereka menamai event ini seabgai “Golden Paw Awards” dan secara eksplisit mengkategorikannya sebagai kontes video AI untuk Party Animals.
Seperti yang bisa diprediksi, langkah ini langsung memicu begitu banyak kritik pedas, termasuk gamer-gamer yang sudah membeli dan mendukung game yang pertama kali dirilis di tahun 2023 ini. Salah satu ekspresi ketidakpuasan tersebut langsung ditunjukkan via banjirnya review negatif di store Steam semenjak sayembara ini diumumkan ke publik.
Setelah bergeming selama beberapa hari dan terlihat tidak merespon ragam kritik ini, Party Animals akhirnya angkat bicara dan resmi mengangkat bendera putih. Lewat akun Twitter / X resminya. mereka secara resmi membatalkan kontes video AI ini.
Dear Party Animals players,
— Party Animals (@party_animals) May 19, 2026
Regarding the controversy surrounding the recent "Golden Paw Awards" AI Video Contest, we would like to offer our deepest apologies to all players who have expressed concern, shared criticism, and voiced their opinions — especially to our creator…
Sang developer secara terbuka menyebut bahwa reaksi negatif yang diperlihatkan oleh para fans merupakan salah satu kontributor utama di balik keputusan pembatalan ini. Mereka juga berupaya membela diri dengan menyebut bahwa kepuutsan untuk menjadikan kontes video ini berbasis AI untuk memungkinkan lebih banyak peserta untuk ikut serta tanpa harus menghadapi ragam halangan, seperti biaya misalnya.
Recreate Games juga meminta maaf kepada gamer-gamer yang sudah merasa kecewa dan dikhianati karena keputusan yang satu ini. Mereka berjanji akan lebih hati-hati di masa depan saat membicarakan topik AI sembari berjanji akan terus mendengar saran dari gamer dan menghormati suara mereka atas nama membangun kedekatan hubungan yang lebih erat dengan komunitas.
Bagaimana menurut Anda soal situasi ini?

