
Setelah ragam gebrakan penuh gelombang optimisme di awal kehadirannya sebagai CEO baru XBOX, Asha Sharma akhirnya tiba di persimpangan genting untuk mulai mengambil keputusan tidak populer. Benar sekali, atas nama perampingan dan efesiensi, XBOX kabarnya akan mulai melakukan PHK massal yang kali ini, juga kabarnya akan menghasilkan konsekuensi fatal penutupan beberapa studio. Setelah Ninja Theory, Compulsion Games, dan Double Fine, ancaman tersebut kabarnya akan “mampir” ke studio asal Perancis – Arkane Studios.
Walaupun Microsoft dan XBOX belum angkat bicara, namun informasi inilah yang didapatkan jurnalis dari The Verge – Tom Warren yang mengaku mendapatkannya dari sumber informasi yang bisa dipercaya.
Bahwa minggu depan, rencana PHK massal yang akhirnya akan dieksekusi XBOX akan berpotensi mengancam setidaknya 5 studio yang berdiri di bawah bendera mereka. Studio-studio ini bisa saja berujung ditutup, digabung, atau dijual ke pihak ketiga.
Salah satu studio yang disebut Warren kini terancam adalah Arkane Studios, developer asal Perancis yang berhasil meraih popularitas lewat kualitas game sim open-world mereka – Dishonored. Tidak hanya itu saja, game Marvel yang saat ini tengah mereka racik – Blade juga kabarnya terancam dibatalkan.

Datang dari sumber informasi lain, studio XBOX lainnya yang disebut-sebut terancam jadalah Undead Labs. Sama seperti kasus Ninja Theory, fakta bahwa mereka baru memamerkan game teranyar mereka – State of Decay 3 sepertinya tidak menjadi indikasi bahwa studio ini akan “selamat”. Satu-satunya game yang sepertinya aman dari aksi potong anggaran XBOX sepertinya adalah OD – game horror teranyar racikan Hideo Kojima.
Tentu saja, masih terbuka harapan bahwa akan ada perusahaan pihak ketiga yang masuk dan mengakuisisi Arkane Studios agar sepak terjang kreatif studio ini tetap bisa berlanjut di masa depan, walaupun dengan potensi kecil Blade akan diikutsertakan.
Bagaimana menurut Anda soal situasi yang satu ini?

