HADES dari Supegiant Games dan seri sekuelnya memang masih dipandang sebagai puncak dari racikan game roguelite yang memesona hampir di semua elemen, dari gameplay hingga sisi cerita.
Kesuksesannya tidak bisa dipungkiri berujung menginspirasi banyak developer di seluruh dunia untuk menawarkan konsep serupa dengan twist masing-masing. Salah satunya adalah Glory Jam Studio asal Indonesia yang menjawab tantangan terserbut dengan Grim Trials yang kini, akhirnya memiliki tanggal rilis pasti.
Seperti nama yang ia usung, game ini akan meminta Anda berperan sebagai heroine bernama Avelin yang kini harus menjalankan perannya sebagai salah satu pencabut nyawa bawahan Kematian setelah ia meninggal. Menjadi tanggung jawab Avelin untuk menghabisi para jiwa yang kotor melintas alam baka dalam perspektif isometrik dan pendekatan visual 2D yang memanjakan mata.
Maka seperti konsep game roguelite pada umumnya pula, ia akan memberikan ruang cukup besar bagi Anda untuk mengkombinasikan ragam elemen untuk meracik build paling optimal dan paling nyaman, sembari tetap memastikan ia akan dibangun di atas pondasi cerita yang kuat dan menarik.

Salah satu bagian yang unik dari game ini? Adalah identitasnya yang akan dibangun di atas dentuman musik-musik Heavy Metal yang akan ditangani oleh band lokal – Sigmun. Tentu saja, ada serangkaian konten meta-progression yang akan memastikan setiap siklus kematian dan aksi yang Anda lewati memang akan menghasilkan kontribusi yang tidak sia-sia.
Berita baiknya lagi? Glory Jam juga menjamin bahwa Grim Trials juga akan nyaman dimainkan di semua perangkat handheld ayng tersedia di pasaran saat ini, tidak terkecuali Steam Deck.
Grim Trials akna meluncur pada tanggal 20 Agustus 2026 mendatang untuk Playstation 5, Xbox Series, Nintendo Switch, Nintendo Switch 2, dan tentu saja – PC.
Bagaimana menurut Anda? Terlihat seperti game lokal yang menarik?

