
Sebuah semesta yang sebenarnya menarik di atas kertas, namun uniknya, tidak banyak dieksplorasi menjadi game yang benar-benar memukau, kalimat yang satu ini sepertinya pantas untuk menjelaskan daya tarik Game of Thrones. Karya fantasi yang diracik oleh George R.R Martin ini dibangun di atas bumbu yang seharusnya tidak sulit untuk sukses untuk dibangun menjadi video game.
Kita bicara soal ragam faksi, eksistensi naga penyembur api, entitas mirip zombie, hingga unit perang skala besar. Di tengah rasa haus untuk adaptasi berkualitas ini, Game of Thrones: War for Westeros muncul.
Pertama kali diperkenalkan di tahun 2025 kemarin, tepatnya di ajang Summer Game Fest, Game of the Thrones: War for Westeros ini langsung mencuri perhatian. Apa pasal? Karena bukan diracik menjadi game action atau interactive story seperti di masa lalu, War for Westeros adalah game real-time strategy yang diracik oleh PlaySide.
Sayangnya, mimpi untuk menikmati game tersebut secepat yang kita bisa di tahun 2026 ini harus tenggelam. Lewat post blog mereka, PlaySide resmi menendang jendela rilis War for Westeros ke awal tahun 2027 mendatang.

PlaySide beralasan bahwa penundaan ini esensial untuk memastikan War for Westeros berada di level kualitas tinggi yang memang mereka targetkan. Sebuah game yang tidak hanya bisa memenuhi harapan gamer RTS saja, tetapi juga fans Game of Thrones. Mereka memastikan bahwa proses pengembangan game ini sejauh ini berjalan lancar.
Bagaimana dengan Anda? Termasuk gamer yang menantikan game strategi yang satu ini?

