Franchise Halo Kini Resmi di Bawah Activision!

Franchise Halo Kini Resmi di Bawah Activision!

Author picture
Author picture

Kekuatan kapital tidak selamanya menjadi satu-satunya faktor yang menentukan konsol mampu menjadi jawara di persaingan setiap generasi. Microsoft sayangnya menjadi bukti situasi tersebut,.

Fakta bahwa mereka punya modal lebih besar, studio first party yang masif, dan konsol dengan performa terkuat ternyata tak banyak membantu situasi ini, bahkan ketika layanan berbayar mereka – Game Pass sebagai digadang sebagai “solusi’. Proses pembenahan terrus berlanjut di bawah boss baru – Asha Sharma, yang kini mulai melebur ragam studio ke dalam satu rumah yang sama.

Setelah mengunci deal PHYSINT bersama dengan Kojima Productions, XBOX justru datang dengan ekstra berita buruk yang diklaim sudah difinalisasi sejak Juli 2026 kemarin. Bahwa atas nama proses reset yang mereka kejar, XBOX harus melakukan lebih banyak PHK massal sekaligus melakukan aksi lebur studio dan tanggung jawab franchise.

Dalam blog post resminya, XBOX memastikan proses PHK massal untuk 268 tenaga kerja terdampak dengan dominan terjadi di Halo Studios sekaligus menyebar di studio first party lainnya.

Tidak hanya itu saja, atas nama efisiensi dan penguatan franchise, XBOX juga melebur beberapa studio ke dalam satu nama yang sama sekaligus konfirmasi soal franchise yang akan mereka tangani:

  • Activision kini akan membawahi studio World’s Edge (Age of Empires) dan juga Rare. Mereka juga diberi tanggung jawab kini untuk menangani judul Halo selanjutnya dengan tim baru yang terpisah dengan tim Call of Duty. Game-game Halo yang saat ini sudah tersedia di pasaran akan didukung oleh tim kecil Halo Studios yang masih bertahan.
  • Bethesda kini akan membawahi Obsidian yang selain akan menangani proyek Fallout yang sudah terkonfirmasi, juga akan terus melanjutkan proyek mereka seperti Grounded.
  • King kini akan membawahi Microsoft Casual Games yang difokuskan untuk game-game casual dan live operations.
  • Playground Games dan Turn 10 akan melebur menjadi satu studio dan akan berfokus untuk menangani franchise Forza dan Fable. Setelah menjadi partner untuk waktu sangat lama, keduanya kini akan melebur menjadi satu tim.
Dengan restrukturisasi baru yang dilakukan XBOX, franchise Halo kini resmi berada di bawah bendera Activision!

XBOX juga memberikan update status untuk mantan studio-studio mereka yang hendak bergerak kembali ke arah independen. Setelah strategi ini sukses dengan Compulsion Games dan Double Fine, XBOX hadir dengan berita buruk untuk Ninja Theory.

Studio di balik seri Hellblade ini kabarnya gagal mengunci kesepakatan dengan dua klien berbeda. Oleh karena itu, XBOX mulai mempersiapkan langkah penutupan sembari tetap berusaha mencari cara alternatif lainnya. Sementara untuk Arkane? Proses konsultasi tetap berlanjut dengan estimasi selesai di akhir tahun.

Bagaimana menurut Anda soal langkah strategi peleburan studio dari XBOX ini?

Author picture
Editor in Chief
Pladidus sudah berkecimpung selama 14 tahun di industri media game Indonesia dan selalu bersemangat untuk merekomendasikan Suikoden II kapan saja, dimana saja, dan kepada siapa saja.

Next Post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest

Level Up Your Gaming News!

Subscribe for the latest gaming news and updates.

Share this website