
Bulan November perlahan tapi pasti kian mendekat dan industri game akan kedatangan salah satu judul terbesarnya dalam satu dekade terakhir ini. Benar sekali, kita tentu tengah bicara soal game open-world terbaru dari Rockstar Games dan Take Two Interactive – GTA VI. Ada alasan mengapa banyak game menghindari rilis game yang siap jadi “lubang hitam” untuk perhatian dan engagement ini, yang juga sepertinya akan mempengaruhi game live-service. Salah satunya? Rainbow Six Siege dari Ubisoft.
Berbicara dengan The Game Business, tim Rainbow Six Siege tampaknya mulai mempersiapkan diri untuk menghadapi “tsunami” besar bernama GTA VI ini.
Creative Director Siege – Joshua Mills memprediksi bahwa kehadiran GTA VI akan mempengaruhi semua game, apapun genrenya, termasuk Rainbow Six Siege. Selama periode tersebut, semua game ini akan memperlihatkan satu tren yang sama – angka pemain aktif yang turun hingga waktu tertentu sebelum mereka semua kembali ke game masing-masing.
Alih-alih panik, Mills yang mengaku juga akan sibuk bermain GTA VI ini, ingin memastikan bahwa gamer-gamer yang bertahan akan mendapatkan reward yang sepadan. Namun sebelum hal itu terjadi, ia juga harus memastikan komunikasi yang aktif dengan kantor utama untuk memastikan mereka tidak panik melihat angka pemain aktif yang turun.
Mills ingin memperlakukan gamer yang bertahan saat GTA VI rilis ini layaknya raja dan ratu. Selain akan menawarkan alasan bermain Siege yang kuat lewat update Season 4 yang diklaim akan menawarkan perubahan cukup signifkan soal cara game ini bekerja, Ubisoft juga masih punya ragam kejutan yang belum mereka umumkan untuk memberikan dampak yang lebih kuat.

Sayangnya, ia sendiri tidak memberikan detail lebih lanjut soal kejutan seperti apa yang tengah mereka persiapkan ini. Satu yang pasti, Mills sepertinya cukup optimis bahwa ia akan membuat fans Siege puas saat GTA VI dirilis di tanggal 19 November 2026 mendatang.
Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda berencana untuk memainkan game lain selain GTA VI di bulan November 2026 mendatang?

