
Apakah PUBG masih bisa terbilang sebagai brand yang masih relevan hingga saat ini? Di tengah persaingan begitu banyak game serupa dengan identitasnya masing-masing, jawaban untuk pertanyaan ini akan kami serahkan sepenuhnya kepada Anda. Satu yang pasti, sang empunya – KRAFTON dan PUBG Corporation tampak terus berupaya untuk memperluas franchise ini ke dalam genre berbeda. Sayangnya, salah satu proyek terbarunya justru berujung dibatalkan.
Diperkenalkan di bulan November 2025 yang lalu, KRAFTON sempat mengumumkan proyek game FPS menarik bertajuk PUBG: Black Budget yang hendak mengkombinasikan konsep extraction shooter dan battle royale dalam format multiplayer PvPvE. Ia seharusnya mengambil setting sci-fi yang lebih kental dimana Anda akan bertarung di sebuah pulau bernama Coli Island yang terjebak dalam time loop. Namun siapa yang menyangka, alih-alih rampung sebagai produk komersial, ia justru berujung dibatalkan.
Hal tersebut disampaikan KRAFTON dalam post Steam mereka. Mereka menyebut keputusan ini diambil setelah proses review internal. Mereka pesimis bahwa apa yang mereka tawarkan dengan PUBG: Black Budget akan mampu membuat gamer menikmati dan bertahan untuk jangka waktu yang panjang..

Oleh karena itu, mereka memutuskan untuk membatalkan game ini tanpa memberikan kesempatan bagi khalayak gamer lebih ramai untuk setidaknya menjajalnya. KRAFTON mengucapkan terima kasih untuk gamer-gamer yang sempat terlibat dalam proses Closed Alpha Test dan sudah berbagi feedback. Mereka meyakinkan bahwa pengetahuan yang mereka dapatkan dari proses pengembangan game ini akan dibawa ke proyek selanjutnya.
Ini bukan pertama kalinya KRAFTON mematikan proyek yang terikat dengan nama PUBG sebelumnya. Mereka juga melakukan hal serupa dengan PUBG: Blindspot yang juga sempat hanya eksis dalam format Early Access aja.
Bagaimana dengan Anda? Termasuk gamer yang menantikan PUBG: Black Budget ini?

