
Melihat betapa masifnya pasar game gacha di pasar internasional saat ini, dimana ia tidak lagi terkunci hanya pada kawasan Asia saja, tentu menjadi langkah strategis yang rasional bagi publsher untuk memastikan game mereka tersedia secara global sejak hari rilis pertama.
Karena mau tidak mau harus diakui, skema rilis lebih lambat untuk region spesifik biasanya berkontribusi kuat pada matinya hype dan hilangnya ketertarikan, apalagi jika ia mengusung jeda waktu yang lama. Sayangnya, inilah strategi yang akan dipilih oleh game gacha – Azur Promilia.
Untuk Anda yang tidak terlalu familiar, Azur Promilia merupakan game gacha open-world yang juga mengintegrasikan sistem companion berbentuk ragam makhluk imut di dalammya. Benar sekali, nama “Azur” yang ia usung juga mengakar dari fakta bahwa ia diracik oleh developer yang sama dengan Azur Lane – Manjuu Games.
Sayangnya alih-alih berita baik, update teranyar yang dilemparkan oleh akun sosial media Azur Promilia justru datang dengan satu berita mengecewakan untuk gamer-gamer yang menantikan versi bahasa Inggris dari game gacha ini.
Benar sekali, Manjuu Games dan sang publisher – Yostar memastikan bahwa Azur Promilia versi bahasa Inggris tidak akan tersedia di hari yang sama dengan region rilis yang mereka rencanakan. Ia akan tiba lebih terlambat dengan target utama di musim panas 2027 mendatang.
✦ Update on the English Release ✦
— Azur Promilia (@AzurPromilia_EN) October 13, 2026
Dear Starborn,
Since Azur Promilia was first revealed to players around the world and regional testing began across Asia, we have seen tremendous enthusiasm from Starborn everywhere. We've also been following your discussions closely, and… pic.twitter.com/IMIV25xCMm
Game ini beralasan bahwa ekstra waktu ini dibutuhkan untuk memastikan kualitas bahasa Inggris yang tinggi saat disajikan di sisi cerita, karakter, event, dan juga rangkaian fitur gameplay yang ada. Mereka mengaku tim mereka masih bekerja keras mempersiapkan versi bahasa Inggris ini.
Azur Promilia sendiri saat ini direncanakan untuk Playstation 5, perangkat mobile berbasis Android dan iOS, serta tentu saja – PC. Bagaimana dengan Anda? Termasuk gamer yang kecewa dengan berita ini atau tidak berkeberatan dengan keputusan yang diambil oleh Manjuu?

