
Keputusan Sony untuk tidak lagi merilis game versi fisik mulai Januari 2028 mendatang memang tidak hanya memancing kritik dan kontroversi semata, tetapi juga beragam diskusi yang menarik, termasuk soal konsep kepemilikan itu sendiri. Seperti yang kita tahu, dengan kecepatan teknologi internet saat ini, digital memang menjadi format yang jauh lebih digemari dan dominan berdasarkan data banyak publisher. Namun di tengah arus keras ini, ada satu nama yang justru berjuang bergerak ke arah sebaliknya.
Mereka adalah GOG – platform distribusi game digital PC yang saat ini terkenal sebagai platform tanpa DRM yang juga merupakan salah satu aktor terpenting dalam aksi preservasi begitu banyak game lawas, termasuk judul klasik legendaris Capcom seperti Breath of Fire IV dan Dino Crisis.
Dalam wawancara terbarunya dengan GamesRadar+, Marcin Paczynski – Senior Business Development GOG mengaku punya mimpi dan ambisi untuk mengembalikan distribusi game PC versi fisik. Idenya sederhana – gamer platform GOG nantinya akan punya opsi untuk membeli versi fisik dari platform digital mereka, yang nantinya akan dikirimkan.
Walaupun demikian, Paczynski juga sadar bahwa ambisi ini bukan sesuatu yang mudah untuk dieksekusi. Mereka perlu memikirkan begitu banyak hal, dari urusan logistik, gudang penyimpanan, hingga ekstra diskusi dengan empunya masing-masing game untuk memberikan izin atau tidak.

Yang menarik? Ini bukanlah sebuah ide baru. Paczynski juga menyebut ide soal distribusi game PC versi fisik ini sebenarnya sudah sempat mereka bicarakan selama bertahun-tahun. Hingga titik ini, ia masih berharap akan bisa melakukannya.
Sayangnya, Paczynski sendiri tidak meyentuh isu yang lebih krusial dari rencana ini seperti absennya perangkat pembaca disc dari kebanyakan PC modern saat ini, yang tentu saja dibutuhkan untuk membuat ambisi ini berhasil di masa depan.
Bagaimana dengan Anda? Termasuk gamer yang masih mengharapkan kembalinya game PC versi disc di masa depan?

