
Anda yang menggemari game-game indie racikan developer dari seluruh dunia sepertinya sudah familiar dengan platform yang memang identik dengan scene ini – itch.io. Ia menjadi “rumah” untuk begitu banyak proyek unik yang kesemuanya hadir dengan daya tarik unik dengan jelas, budget yang terbatas.
Namun seperti halnya apa yang tengah terjadi di industri game saat ini, ia juga menjadi salah satu pihak yang terpengaruh dari maraknya penggunaan AI. Ia datang dengan data yang cukup mengejutkan.
Dalam post sosial media resmi mereka, itch.io datang dengan satu informasi yang menarik. Ia menjadi indikator yang kuat bahwa penggunaan AI yang semakin menggila di industri ini, yang mulai “menginvasi” scene game indie dengan cepat.
itch.io mengaku bahwa dalam dua bulan terakhir, proses racik halaman store harian di tempat mereka naik hingga dua kali lipat dibandingkan angka biasanya. Walaupun tidak menjawabnya secara eksplisit, namun jelas bahwa peningkatan super signifikan ini terjadi karena banyaknya game-game berbasis AI yang “mendarat”, apalagi dengan kesempatan untuk melakukan aksi vibe coding saat ini.
The number of game pages being created per-day has doubled in the past 2 months
— itch.io (@itch.io) 2026-11-01T03:51:29.867Z
Sayangnya, itch.io datang dengan satu ekstra berita buruk bersama dengan data yang menarik ini. Bahwa terlepas dari semakin banyaknya store yang diracik di platformnya, mereka sama sekali tidak mencatatkan peningkatan serupa untuk data download dan data belanja. Ini berarti, game-game AI ini hanya menambah beban server tanpa memberikan kontribusi apapun.
Terlepas dari situasi ini, itch.io masih membuka diri dan tidak menerapkan kebijakan keras melawan game-game AI serupa dengan kebijakan yang juga ditempuh oleh Steam saat ini.
Bagaimana menurut Anda soal situasi ini?

