
Keputusan Sony untuk mematikan Bluepoint Games – sang developer veteran yang terkenal lewat proyek remaster / remake yang memesona memang mengecewakan banyak pihak. Di tengah batalnya proyek game live-service God of War yang mereka racik, banyak gamer yang percaya, termasuk kami, bahwa kemampuan Bluepoint Games masih bisa diarahkan untuk begitu banyak proyek remake / remaster lain yang sudah pasti menguntungkan Playstation. Salah satu yang paling jelas adalah Bloodborne Remake. Ternyata, mereka sempat berbagi ide yang sama.
Setidaknya hal tersebutlah yang dilaporkan oleh jurnalis gaming – Jason Scherier dalam artikel terbarunya untuk Bloomberg yang memberikan insight lebih banyak terkait apa yang terjadi di belakang layar penutupan Bluepoint Games.
Schreier melaporkan bahwa proyek game live-service God of War yang dibangun Bluepoint Games rencananya akan menjadikan Atreus sebagai tokoh utama. Ia akan terjebak di “neraka” mitologi Yunani yang dikuasai oleh Hade dan berupaya untuk keluar. Dengan konsep yang memuat ragam varian Atreus dengan kekuatan yang berbeda-beda, game live-service ini juga disebut-sebut akan mendukung mode kooperatif sembari berusaha melahirkan lebih banyak seri di dalam universe kecilnya.
Yang menarik? Ketika proyek tersebut dibatalkan, Schreier menyebut bahwa Bluepoint Games sempat mengajukan proposal untuk beberapa proyek, termasuk Bloodborne Remake,. Sony kabarnya sangat tertarik dengan proposal ini, apalagi dengan angka penjualan dan animo yang ada. Hanya saja, From Software sebagai salah satu pemangku kepentingan justru menolak hal ini untuk terjadi.
NEW: Last year, Bluepoint Games pitched a Bloodborne remake. Sony didn't turn it down… but FromSoftware did.Inside the tragic closure of Bluepoint, what they've been doing for the last five years, and why the studio was shut down: www.bloomberg.com/news/newslet…
— Jason Schreier (@jasonschreier.bsky.social) 2026-02-27T20:05:29.612Z
Walaupun tidak memberikan alasan jelas, besar kemungkinan alasannya ada pada sosok Hidetaka MIyazaki yang sempat mengungkapkan keinginan untuk menangani proyek remake Bloodborne dengan tangannya sendiri jika kesempatan tersebut tiba, seperti yang sempat disampaikan oleh Shuhei Yoshida di masa lalu. Masalahnya? From Software dan MIyazaki tidak kunjung punya waktu.
Setelah proposal Bloodborne Remake ini tidak “tembus”, Bluepooint Games sempat mengajukan update next-gen untuk remake mereka sebelumnya – Shadow of the Colossus, namun ditolak oleh Sony. Mereka kemudian melemparkan proposal game original lain – sebuah seri spin-off untuk Ghost of Tsushima. Namun proposal ini ditolak karena studio lain, dalam hal ini – Sucker Punch Productions, tidak bisa mengalokasikan sumber daya untuk membantu Bluepoint Games di tengah resource yang terbatas.
Pada akhirnya, dengan semua yang terjadi, Sony pun akhirnya memilih untuk menutup Bluepoint Games yang tentu saja sangat disayangkan oleh begitu banyak pihak.
Bagaimana menurut Anda situasi yang satu ini?

