
Steam bukanlah “rumah” yang terhitung asing jika kita bicara soal game-game dengan konten dewasa di dalamnya, termasuk yang memuat animasi eksplisit sekalipun. Namun sejak kasus dengan perusahaan kartu kredit beberapa waktu lalu, platform digital milik Valve ini sepertinya mulai berhati-hati, terutama jika si game memotret karakter bak anak kecil di dalamnya. Kehati-hatian sama yang akhirnya membuart game gacha sensual dari Neowiz – BrownDust2 berujung tidak jadi dirilis di Steam.
Sempat memancing hype tinggi dengan milestone wishlist yang menyentuh angka ratusan ribu user dalam waktu singkat, situasi yang mengitari rilis BrownDust2 untuk Steam memang sempat memancing tanda tanya ketika game ini ditarik dari store tanpa alasan yang jelas beberapa hari yang lalu.
Namun setelah melewati proses diskusi dengan Valve, Neowiz akhirnya mengambil keputusan final untuk tidak jadi merilis game gacha mereka yang satu ini ke Steam.
Dalam pernyataan resmi yang mereka lepas, Neowiz secara terbuka mengaku bahwa konten BrownDust2 tidak sesuai dengan kebijakan dari Steam dan sulit rasanya bagi mereka untuk memfasilitasi dan mengatasi isu yang satu ini. Sayangnya, Neowiz tidak membagi lebih banyak detial soal sisi konten yang dimaksud.

Pernyataan ini juga mengindikasikan bahwa Neowiz juga menolak untuk berkompromi dengan Steam. Mereka merasa langkah ini akan mencederai direksi inti dan keseluruhan kualita BrownDust2. Oleh karena itu, setelah melewati diskusi internal, mereka lebih memilih untuk membatalkan rencana rilis versi Steam ini.
Reward yang dijanjikan dari proses wishlist milestone yang sempat mereka hadirkan akan tetap didistribusikan kepada gamer-gamer yang tengah menikmati BrownDust2 via mobile ataupun PC client. Semua hadiah ini akan dilemparkan via update tanggal 16 Desember 2025 mendatang.
Menariknya? Neowiz juga mengaku bahwa mereka terus mengeksplorasi platform PC alternatif lain yang mereka anggap cocok dengan BrownDust2 dan akan segera berbagi lebih banyak detail jika sudah ada konfirmasi yang bisa mereka bicarakan.
Bagaimana menurut Anda situasi yang satu ini?

