
Tahun 2025 memang menjadi tahun untuk Clair Obscur: Expedtion 33. Siapa yang mengira bahwa tim developer berisikan puluhan orang ini bisa menciptakan sebuah produk fantastis yang benar-benar membuat banyak gamer jatuh hati, terlepas dari apakah mereka fans RPG ataupun tidak. Jelas ada inspirasi kuat dari game RPG Jepang di produk mereka yang kemudian disulap dengan tamabahn mekanik aktif yang seru dan menegangkan di saat yang sama. Tidak mengherankan jika game yang juga terjual laris manis di pasaran ini berujung mendapatkan 9 penghargaan di The Game Awards 2025, termasuk Game of The Year – sang penghargaan yang paling bergengsi. Bagi gamer Indonesia, kini ada satu alasan ekstra lagi untuk mencintai game asal Perancis ini.
Seperti yang sempat mereka janjikan sebelumnya, untuk merayakan milestone penjualan 5 juta kopi yang diraih di Oktober 2025 kemarin, Sandfall Interactive akhirnya merilis update tambahan fitur unutk game RPG andalan mereka ini.
Selain tambahan QOL dan ekstra fitur seperti Photo Mode, update tersebut juga menjanjikan dukungan subtitle bahasa Indonesia di dalamnya. Seolah tahu bahwa mereka akan menang, Clair Obscur: Expedition 33 memutusakn untuk melepas update tersebut hari ini juga – tepat setelah mereka mendominasi The Game Awards 2025.

Benar sekali, pada saat Anda membaca berita yang satu ini, Clair Obscur: Expedition 33 bisa dinikmati secara penuh dalam bahasa Indonesia. Kami sendiri sempat memeriksa beberapa penerjemahan yang ia tawarkan dan bisa mengakui kualitas translasi yang pantas untuk diacungi jempol. Mereka juga tidak hanya menerjemahkan UI saja, tetapi juga jurnal-jurnal penting soal kisah Expedition sebelumnya yang masing-masing juga menyimpan cerita uniknya sendiri.
Ini berarti tidak ada lagi kesempatan bagi gamer-gamer pencinta RPG di Indonesia yang kebetulan belum memiliki kemampuan bahasa Inggris yang memadai untuk terjun dan menikmati Game of the Year 2025 ini. Update ini tersedia secara gratis di semua platform rilis Clair Obscur: Expediton 33 pada saat Anda membaca berita ini.
Bagaimana? Sudah saatnya kembali ke Lumiere dengan dukungan bahasa Indonesia ini?

