Jika ada satu genre yang sayangnya berujung ditelan bumi begitu saja, maka game ritmik bertema band sepertinya menjadi salah satu yang mulai punah. Entah karena keribetan urusan lisensi, pasar yang sudah jauh berbeda, atau karena memaang tidak lagi relevan, gamer-gamer tidak lagi bisa menemukan game sekelas Rock Band ataupun Guitar Hero saat ini. Bagi gamer yang sempat menikmati masa keemasannya, ini tentu saja situasi yang sangat disayangkan. Untungnya, ia menemukan nadi barunya.
Tidak perlu menunggu terlalu lama setelah kebangkitannya di bulan Agustus 2025 kemarin, studio yang sempat menangani franchise Guitar Hero di masa lalu – RedOctane Games langsung memperkenalkan proyek teranyar mereka. Berita baiknya? Mereka akan memaksimalkan keahlian mereka via Stage Tour.
Dari trailer perdana yang ia lepas, ia menawarkan apa yang selama ini kita kenal dari Guitar Hero, bahkan dengan user-interrface yang sama. Berita baiknya? RedOctane Games sepertinya benar-benar serius ingin membangkitkan hype yang sama. Mereka tidak ingin Stage Tour hanya akan bisa dimainkan menggunakan keyboard atau kontroler saja, tetapi juga aksesoris instrumen yang akan dirilis untuknya.

Terlepas dari fakta bahwa ia masih dalam proses pengembangan, Stage Tour sudah mengumumkan kolaborasi dengan beberapa brand besar dari Gibson, Epiphone, hingga Kramer. RedOctane Games juga ingin game ini berujung dibangun bersama dengan komunitas. Mereka menyebut Stage Tour tidak hanya sebagai video game, tetapi sebuah platform.
Stage Tour rencananya akan dirilis di musim liburan tahun 2026 ini juga dengan masa closed alpha yang akan diselenggarakan di musim panas ini juga.
Bagaimana menurut Anda? Apakah Stage Tour akan bisa menangkap kembali pesona Guitar Hero seperti di masa lalu?

