Dev. Highguard Lakukan PHK Massal

Dev. Highguard Lakukan PHK Massal

Author picture
Author picture
highguard dev - wildlight lay off most of its employees

Sebuah situasi yang sangat disayangkan adalah reaksi yang tepat untuk menjelaskan situasi yang mengitari game shooter kompetitif terbaru – Highguard. Siapa yang mengira bahwa keputusan The Game Awards 2025 kemarin untuk memberikan spotlight tertinggi untuk game in justru berujung jadi bumerang mematikan. Bahwa alih-alih hype, rasa penasaran yang diperlihatkan gamer justru berujung menjadi lebih banyak kritik dan cercaan apalagi mengingat kualitas akhir yang dianggap tidak memenuhi harapan. Kini, konskuenis untuk sang developer – Wildlight Entertainment pun tiba.

Sejak dirilis beberapa waktu yang lalu, Wildlight memang tidak pernah sesumbar soal jumlah pemain aktif yang mereka kumpulkan untuk Highguard lintas platform. Namun jumah pemain aktif di Steam dengan data yang bisa diakses publik memperlihatkan sebuah angka yang mengkhawatirkan.

Bersama dengan kegagalan untuk menangkap perhatian gamer terlepas dari fakta bahwa mereka baru saja meluncurkan mode 5v5 secara permanen, lebih banyak berita buruk tiba untuk Highguard. Berdasarkan pengakuan dari halaman LinkedIn salah satu pegawainya, sang developer – Wildlight baru saja melakukan aksi PHK massal.

Tidak ada kejelasan soal berapa banyak pegawai terdampak, namun mantan karyawan bernama Alex Graner yang sebelumnya bertanggung jawab sebagai Senior Level Designer menyebut dengan jelas bahwa ia mempengaruhi sebagian besar anggota tim. Ia juga menyayangkan bahwa ada begitu banyak konten racikannya yang tidak akan pernah berujung dinikmati oleh fans. Wildlight sendiri belum memberikan komentar resmi apapun terkait situasi ini.

Baru dirilis, developer di balik Highguard – Wildlight baru saja melakukan aksi PHK massal dengan sebagian besar anggota tim terdampak.

Berita soal PHK massal pegawai untuk sebuah game yang baru dirilis, apalagi untuk yang hendak mengusung konsep live-service tentu saja tidak pernah bisa dilihat sebagai berita baik. Ia seringkali mengindikasikan banyak hal dari keselitan finansial, perlambantan dukungan konten tambahan, hingga kasus yang terburuk – penutupan studio dan matinya game dalam waktu dekat.

Apakah Highguard akan bisa bertahan dan membalikkan keadaan? Ataukah ia akan berujung jadi game yang mati muda dalam waktu dekat? Kita tunggu saja.

Author picture
Editor in Chief
Pladidus sudah berkecimpung selama 14 tahun di industri media game Indonesia dan selalu bersemangat untuk merekomendasikan Suikoden II kapan saja, dimana saja, dan kepada siapa saja.

Next Post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest

Level Up Your Gaming News!

Subscribe for the latest gaming news and updates.

Share this website