Ditanya Soal Pembajakan Hypervisor, TheNuvo Mengaku Tidak Paham

Ditanya Soal Pembajakan Hypervisor, TheNuvo Mengaku Tidak Paham

Author picture
Author picture

Pertarungan antara publisher melawan scene pembajakan memang bisa disebut sebagai sebuah perang abadi yang tidak pernah diam. Selalu berupaya untuk saling mengungguli dimana satu pihak tentu saja didasari oleh movitasi berbasis ekonomi dan yang lainnya sekadar pengakuan dan kesenangan belaka, ia terus jadi pemandangan menarik. Dari sisi industri game, salah satu sistem anti bajakan yang paling efektif saat ini tentu saja dipegang oleh “TheNuvo” yang terus jadi tameng yang dipilih oleh banyak game besar.

Namun jika Anda aktif mengikuti scene pembajakan selama beberapa minggu terakhir ini, maka Anda sepertinya tidak akan asing lagi dengan metode pembajakan baru bernama Hypervisor. Secara sederhana, berbeda dengan sistem crack bajakan biasa, Hypervisor akan menuntut gamer untuk “menanggalkan” sistem keamanan PC mereka secara penuh untuk bisa dinikmati. Lewat metode ini pula lah, banyak game-game yang sempat dilindungi TheNuvo pun berakhir diretas.

Di tengah situasi ini, dengan insting jurnalistik kami yang membara, kami langsung menghubungi perwakilan TheNuvo di Indonesia mengenai situasi ini, soal apa yang mereka rencanakan untuk memastikan metode ini tidak lagi efektif atas nama menjaga nama baik dan relevansi mereka.

TheNuvo mengaku tidak paham soal pembobolan game terbaru dengan metode hypervisor.

Untiknya, perwakilan TheNuvo memberikan jawaban penuh misteri kepada kami. Mereka secara terbuka menyebut bahwa mereka tidak paham apa yang kami bicarakan. Kami terus menggali jawaban untuk pertanyaan ini, namun mereka tidak juga tunduk. Pada akhirnya, representatif TheNuvo hanya bisa menegaskan komitmen mereka untuk melindungi keluarga Indonesia dari serangan kuman-kuman berbahaya.

Tentu saja, menyebut para pembajak dengan sebutan “kuman” merupakan sebuah pemilihan kata yang cukup menarik untuk dibicarakan di sini. Walaupun TheNuvo mengaku tidak paham dengan apa yang kami bicarakan, namun jelas kata “kuman” ini merupakan pernyataan sikap tidak langsung oleh TheNuvo terkait kasus ini. Apalagi sang representatif terdengar muak dan mulak memaki kami saat pertanyaan soal Hypervisor yang tentu saja mengancam eksistensi mereka ini terus kami lontarkan.

Anda yang tertarik untuk menjajal bagaimana cara menembus TheNuvo dan memainkan game-game terbaru via Hypervisor bisa melakukannya via tautan berikut ini. Apakah TheNuvo akan mampu menghentikan aksi bajakan berbasis Hypervisor ini? Kita tunggu saja.

Related Topics:
Author picture
Editor in Chief
Pladidus sudah berkecimpung selama 14 tahun di industri media game Indonesia dan selalu bersemangat untuk merekomendasikan Suikoden II kapan saja, dimana saja, dan kepada siapa saja.

Next Post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest

Level Up Your Gaming News!

Subscribe for the latest gaming news and updates.

Share this website