
Situasi yang mengitari game multiplayer kompetitif dari Wildlight Entertainment – Highguard memang sangat disayangkan. Siapa yang mengira bahwa judul yang dipilih oleh Geoff Keighley sebagai game penutup The Game Awards 2025 ini ternyata tidak kunjung menemukan momentumnya. Bahkan distribusi dalam format free to play yang ia usung tidak bsia menahan jumlah pemain yang terus menurun. Seperti sebuah akhir yang tidak terhindarkan, Highguard akhirnya dipastikan akan mati muda.
Setelah melakukan aksi PHK massal dengan konfirmasi ditariknya pendanaan dari investor “rahasia” – Tencent, hari-hari Highguard resmi tinggal menghitung hari.
Lewat post sosial media resminya, Wildlight Entertainment menyampaikan berita buruk yang ternyata akan terjadi lebih cepat dari yang kita kira. Benar sekali, Highguard resmi mati di tanggal 12 Maret 2026, minggu depan. Server akan dimatikan dan game ini akan tidak lagi bisa dimainkan setelahnya.
Walaupun sempat mencatatkan total sekitar 2 juta gamer yang menjajalnya lintas platform, Wildlight secara terbuka menyebut bahwa jumlah pemain yang bertahan berujung terlalu sepi untuk bisa mendukuing keberlangsungan Highguard. Mereka tidak lupa mengucapkan terima kasih untuk semua gamer yang sudah berbagi feedback dan mendukung game yang memang melebur begitu banyak mekanik ini.
— Highguard (@PlayHighguard) March 3, 2026
Sebagai “hadiah” perpisahan, Wildlight akan menghadirkan update terbaru dan terakhir untuk Highguard yang akan memuat karakter baru, senjata baru, sistem progression level untuk akun, dan juga skill tree. Patch ini akan bisa Anda nikmati hingga server ditutup minggu depan.
Tidak ada informasi apakah studio Widlight Entertainment itu sendiri akan ditutup mengikuti matinya Highguard ini ataukah mereka akan tetap bertahan untuk apapun proyek selanjutnya yang saat ini mereka rencanakan dengan tim yang lebih kecil.
Bagaimana dengan Anda? Termasuk gamer yang sempat menjajal Highguard sebelumnya?

