
Kemampuan Koei Tecmo dan Gust untuk terus mengeksploitasi Atelier Ryza memang pantas menjadi bahan penelitian tersendiri. Game yang bahkan sempat diakui menjadi “penyelamat” bagi franchise JRPG yang sempat dikira terlalu niche ini langsung mampir sebagai karakter tamu untuk begfitu banyak proyek Koei Tecmo yang lain. Tidak hanya itu saja, mereka bahkan merilis ulang sang trilogi dalam bentuk remaster dengan ekstra tambahan konten. Masih belum cukup? Belum lama ini, mereka juga merilis konten yang cukup niche – ASMR.
Rilis audio ini juga ditangani dengan cukup serius. Bahwa alih-alih setengah hati, Koei Tecmo dan Gust bahkan membangun sebuah skenario dialog yang terjadi setelah trilogi Ryza terjadi. Untuk konten 80 menit yang ia tawarkan, Koei Tecmo menjualnya di harga sekitar 140 ribu Rupiah jika dikonversi ke Rupiah via satu situs DLSite.
Percaya atau tidak, strategi jualan ASMR ini ternyata laris manis. Situs Automaton melaporkan bahwa hanya dalam 5 hari rilisnya, Koei Tecmo Games sudah mendulang sekitar USD 110.000 atau sekitar 1,8 miliar Rupiah darinya.

ASMR bertajuk “The Soothing Rest and Promise for Tomorrow” tersebut berhasil menarik hampir 14.000 pendngar, membuatnya jadi media yang paling banyak dibeli di situs DLSite bulan ini. Tidak hanya itu saja, ia juga langsung meroket masuk ke dalam 40 besar produk ASMR terlaris di situs DLSite sepanjang masa.
Kesuksesan ini setidaknya akan membuka mata Koei Tecmo Games lebar-lebar soal eksis dan potensialnya pasar ASMR yang bisa mereka eksplorasi lebih jauh, apalagi dengan karakter-karakter wanita super populer yang mereka miliki.
Bagaimana dengan Anda? Termasuk gamer yang mencintai audio ASMR seperti ini?

