Megabonk Resmi Mundur dari Nominasi The Game Awards 2025

Megabonk Resmi Mundur dari Nominasi The Game Awards 2025

Author picture
Author picture

Dengan begitu banyak game keren yang dirilis di tahun 2025 ini, persaingan The Game Awards 2025 memang selalu diprediksi menarik. Benar saja, pengumuman nominasi yang akhirnya dilakukan kemarin memperlihatkan barisan game-game keren yang datang dari ranah AAA dan indie untuk bersaing mendapatkan predikat sebagai yang terbaik di antara yang terbaik. Namun ada satu nama yang terlepas dari popularitas yang ada, memutuskan untuk mundur dari nominasi tersebut. Game tersebut adalah Megabonk.

Datang sebagai salah satu game indie paling adiktif di tahun 2025 ini, Megabonk memang menarik perhatian banyak gamer. Tidak mengherankan jika ia berujung dinominasikan menjad salah satu calon game terbaik di kategori “Debut Indie” untuk The Game Awards 2025. Namun alih-alih siap bersaing, sang developer – Vedinad justru memutuskan untuk mundur dari acara penghargaan prestius ini.

Alasannya? Vedinad mengaku bahwa ini bukanlah game pertama yang ia racik. Lewat post sosial media resmi Megabonk, ia menyebut bahwa dirinya sudah sempat meracik game lainnya di masa lalu di bawah nama studio yang berbeda. Oleh karena itu, Megabonkk tidak bisa dihitung sebagai “debut”-nya di ranah indie.

https://twitter.com/MegabonkGame/status/1990856468615061603

Vedinad mengucapkan terima kasih untuk nominasi yang ia terima, namun ia merasa bahwa nominasinya terasa tidak pantas. Oleh karena itu, ia lebih meminta gamer untuk memilih game keren lainnya di kategori “Debut Indie” yang ia sebut kesemuanya merupakan game-game keren.

Keputusan Megabonk ini tentu saja memancing respon positif dari para fans yang menghormati kejujuran dan keputusan yang diambil oleh Vedinad. Banyak yang merasa bahwa nominasi ini masih terasa pantas mengingat “Debut Indie” adalah kategori yang lebih diarahkan kepada game indie perdana yang diracik di bawah nama sebuah studio alih-alih perorangan. Megabonk memang adalah game perdana untuk studio Vedinad.

Megabonk sendiri bersaing dengan nama-nama besar di kategori yang satu ini melawan Blue Prince, Clair Obscur: Expedition 33, Dispatch, dan Despolete.

Bagaimana menurut Anda situasi ini? Apakah keputusan Megabonk memang tepat atau terasa berlebihan?

Related Topics:
Author picture
Editor in Chief
Pladidus sudah berkecimpung selama 14 tahun di industri media game Indonesia dan selalu bersemangat untuk merekomendasikan Suikoden II kapan saja, dimana saja, dan kepada siapa saja.

Next Post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest

Level Up Your Gaming News!

Subscribe for the latest gaming news and updates.

Share this website