
Tidak populer di beberapa pasar besar seperti Amerika Serikat dan Eropa bukanlah halangan untuk mengakui bahwa Mobile Legends: Bang Bang masih pantas menyandang predikat sebaagai salah satu game MOBA mobile paling ramai di Indonesia. Kawasan Asia, termasuk Indonesia, masih menjadi sumber pasar utama bagi game yang juga masih terus didukung oleh sang developer- Moonton lewat ragam update ini. Namun status kepemilikan tersebut tampaknya akan berubah dalam waktu dekat ini.
Seiring dengan keinginan sang pemilik – ByteDance yang juga merupakan otak di balik TikTok untuk keluar dari industri game dan lebih berfokus ke industri AI, nasib Moonton yang mereka akuisisi sejak tahun 2021 memang menjadi pertanyaan besar tersendiri. Namun berdasarkan laporan terbaru Bloomberg, sang pemilik baru untuk perusahaan di balik Mobile Legends ini akhirnya terkonfirmais.
Berdasarkan informasi Bloomberg yang diklaim valid, ByteDance berencana untuk menjual Moonton dan Mobile Legends: Bang Bang ke Savvy Games Group – anak perusahaan dari investor raksasa asal Arab Saudi – PIF. Nilai transaksi diperkirakan akan menyentuh sekitar USD 6 miliar atau sekitar 101 triliun rupiah, USD 2 miliar lebih tinggi daripada saat ByteDnace membeli Moonton.

Tidak ada tanggal kapan transaksi ini akan mencapai finalisasinya, namun disebut-sebut juga bahwa kepemimpinan Moonton tidak akan berganti karena peralihan kepemilikan ini. Ia akan tetap diketuai oleh CEO – Zhang Yunfan dengan tim management sebelumnya. Program insentif untuk para karyawan juga dipersiapkan setelah pembelian ini walaupun tidak ada konfirmasi apakah ia akan diikuti dengan perampingan atau tidak.
PIF sendiri memang terus secara agresif berupaya untuk menancapkan eksistensi mereka di industri game, termasuk aksi beli Electronic Arts yang juga sudah terkonfirmasi belum lama ini. Tentu saja, Moonton dan Mobile Legends menjadi bagian dari ambisi raksasa ini.
Bagaimana dengan Anda? Termasuk gamer yang optimis atau justru pesimis dengan nasib Mobile Legends di bawah kepemilikan baru ini?

