
Seri Yakuza alias Like a Dragon saat ini memang berada di sebuah situasi yang cukup mengkhawatirkan untuk para fans. Walaupun franchise ini bukanlah game yang memperlakukan segala sesuatu elemennya dengan super serius, namun cara Ryu Ga Gotoku (RGG) menangani Yakuza Kiwami 3 & Dark Ties berujung membuat banyak fans tidak puas dan gelisah.
Salah satu narasi yang terbentuk adalah ketidakbecusan sang pemimpin baru – Yokoyama dalam membimbing dan mengarahkan kemana franchise ini akan bergerak, apalagi dengan keputusan plot dan kreatif yang sudah diperlihatkan di Yakuza Kimami 3 & Dark Ties itu sendiri.
Rasa tidak puas tersebut kemudian tumbuh menjadi rasa nostalgia sekaligus kerinduan kepada sosok Nagoshi – sang kepala RGG di masa lalu yang kini memiliki studio barunya sendiri – Nagoshi Studio dengan proyek perdana yang menawarkan game mirip dengan Yakuza – Gang of Dragon. Banyak fans yang kemudian membandingkan sosok Nagoshi dan Yokoyama, terutama di sosial media.
Situasi ini ternyata membuat Nagoshi tidak nyaman. Dalam post akun X pribadinya, ia mengaku paham soal rasa frustrasi dan marah yang tengah dirasakan oleh para fans terhadap RGG, walaupun ia tidak berbagi detail lebih jauh. Akan tetapi, ia meminta siapapun untuk tidak menggunakan namanya atas nama menyerang RGG karena situasi ini. Apalagi mengingat RGG berisikan orang-orang yang masih ia anggap sebagai teman.

Menariknya? Walaupun post ini aktif cukup lama dan sudah direkam oleh para fans, Nagoshi memilih untuk menghapusnya. Ia tidak memberikan klarifikasi lebih jauh soal alasan mengapa post yang seharusnya punya muatan dan pesan positiif ini justru berujung ia “buang”.
Tentu saja tidak ada jaminan bahwa post Nagoshi ini akan mengurangi ragam komentar dan reaksi negatif dari sebagian besar fan dan komunitas ke Yokoyama yang saat ini punya citra yang cukup negatif.
Bagaimana menurut Anda soal situasi ini?

