
Sejak beberapa tahun yang lalu, gamer PC selalu bisa mengantisipasi tibanya game eksklusif first-party Sony dalam waktu 6 bulan – 2 tahun sejak ia tersedia di platform Playstation. Bahkan ketika ia tersedia di PC, game-game ini datang dengan fitur yang lebih baik, dari implementasi resolusi wide-screen, framerate lebih tinggi, hingga visual yang lebih baik. Namun situasi ini dipercaya berubah setelah hadir kabar bagaimana Sony kini tidak lagi tertarik untuk merilis game mereka ke PC. “Bukti” perdana pun mengemuka.
Seperti yang kita tahu, informasi yang muncul dari jurnalis gaming ternama – Jason Schreier tersebut meyakini bahwa kembalinya kebijakan eksklusivitas hanya untuk Playstation 5 tersebut akan dimulai dari tahun ini juga, melibatkan Ghost of Yotei, Saros, dan Marvel’s Wolverine yang hanya akan tersedia di Playstation 5 saja.
Walaupun Sony belum pernah membicarakan hal ini secara terbuka, bahkan untuk sekadar mengkonfirmasikannya, namun langkah yang mereka tempuh di situs resmi Playstation Studios seolah menjadi testimoni tidak langsung soal perubahan ini.
Hal tersebut muncul dari deskripsi beberapa studio yang tidak lagi menyebut platform PC sama sekali. Pertama adalah tim “XDEV” yang deskripsi perannya berubah dari studio yang siap berkolaborasi dengan studio eksternal menjadi studio yang difokuskan untuk bekerjasama dengan studio indie, membangun game eksklusif untuk Playstation.


Perubahan kedua dan yang paling jelas datang dari studio Valkyrie Entertainment – studio pembantu untuk beberapa proyek besar Sony di masa lalu dari Astro Bot, Helldivers 2, hingga God of War. Jika di masa lalu, deskripsi studio ini dituliskan sebagai studio yang sudah menghasilkan game berkualitas tinggi untuk konsol dan PC, deskripsi terbarunya kini hanya menyebut Playstation Studios saja. Tidak ada lagi kata “PC” di deskripsi teranyar ini.
Tentu saja, perubahan ini bisa saja sebuah kebetulan yang tidak memilik makna apapun. Namun fakta bahwa pilihan kalimat yang diambil berujung seperti yang tersedia saat ini, besar kemungkinan bahwa rumor soal ketidaktertarikan Playstation untuk merilis game single-player first party mereka ke PC memang benar adanya.
Bagaimana menurut Anda soal situas ini?

