Performa Cukup Optimal di Playstation 5

Bagi gamer-gamer yang tertarik untuk menikmati Arknights: Endfield di Playstation 5, performa yang Ia tawarkan, setidaknya di versi beta yang kami jajal, berjalan cukup optimal namun tidak sempurna.
Hadir dengan preset grafis khas Playstation 5 yang terbagi atas dua opsi, game yang satu ini berjalan dengan mode 60fps sebagai setting standar. Di sebagian besar skenario, framerate yang Anda dapat akan berjalan cukup stabil. Walaupun demikian, Anda masih akan merasa beberapa drop yang signifikan, yang diharapkan bisa dibereskan di versi final. Salah satu yang paling sering terjadi adalah ketika Anda membuka dan menutup menu depot untuk memeriksa material seperti apa yang tengah tersedia saat ini. Kami juga sempat merasakan drop framerate saat berupaya bergerak cepat di wilayah ramai, seperti Wuling misalnya. Sejujurnya, mengingat ini tidak terjadi saat bertarung, kami tidak terlalu mempermasalahkannya.

Sementara untuk sisi visual, Arknights: Endfield hadir memanjakan mata. Visualisasi ala anime super kental yang ia bawa tetap menghadirkan detail tekstur yang memesona hingga di titik Anda bisa memahami kira-kira material seperti apa yang tengah dikenakan oleh para karakter yang ada. Animasi yang dihadirkan juga halus dan hidup di beragam cut-scene, memperkuat kesan dramatis yang cukup untuk membuat Anda merasakan keseruan dan ketegangan tersendiri. Hal yang sama untuk animasi serangan Ultimate yang hadir singkat, namun efektif.


Sayangnya, dengan basis kontroler di versi Playstation 5, beberapa user-interface harus diakui masih belum didesain seramping yang kami inginkan. Sekadar melakukan hal sesederhana menaikkan level karakter, level senjata, atau memperkuat skill aktif dan pasif yang dimiliki oleh tiap karakter saja menuntut Anda harus melakukan navigasi menu yang butuh beberapa kali masuk dan keluar. Game ini butuh mengakomodasi kontroler dengan lebih baik dengan memfasilitasi beberapa fungsi dasar, sesederhana memungkinkan perpindahan karakter saat hendak melakukan level up karakter misalnya, alih-alih harus keluar lebih dulu dan memilih kembali karakter yang diinginkan.

Menariknya, Gryphline juga menghadirkan dukungan untuk ragam fungsi DualSense di beberapa skenario, seperti saat Anda menggunakan zipline atau menggunakan drone air untuk ragam fungsi yang ada. Tambahan ini memang tidak mempengaruhi gameplay secara signifikan, baik mendukung atau justru mengacaukannya, sekadar hadir sebagai gimmick untuk ekstra sensasi berbeda di tangan Anda ketika melakukan aksi tertentu.
Kami juga bahagia melaporkan bahwa setidaknya di versi beta ini, Arknights: Endfield ini sudah mendukung beberapa QOL favorit kami, termasuk kesempatan untuk melewati cut-scene dengan tombol Skip yang juga akan diikuti dengan ringkasan cerita yang ada untuk membantu Anda terus menangkap apa yang sebenarnya tengah terjadi.

Sayangnya, masa technical test ini masih tidak memperbolehkan kami mengakses Store untuk memeriksa harga battle pass atau resource gacha yang dibutuhkan.
Arknights: Endfield, Pantaskah Ditunggu?

Dengan apa yang kami rasakan dan dapatkan di technical test Playstation 5 ini, kami tanpa ragu akan menjawab “Iya” untuk pertanyaan di atas. Dengan semua hal yang ia tawarkan dan pamerkan, Arknights: Endfield tak sekadar jadi salah satu game gacha dengan pendekatan paling unik yang kami temui, tetapi juga salah satu yang menawarkan konten paling padat dengan feel single-player yang kuat di konten-konten awal ini. Sejujurnya kami sendiri cukup kaget dan penasaran kira-kira sepanjang apa konten awal yang akan diusung Arknights: Endfield saat rilis jika ia sudah menawarkan skala sebesar ini di sini. Skala yang sekali lagi, akan cepat membedakan mana gamer yang betah dan mana gamer yang lelah.
Arknights: Endfield sendiri rencananya akan dirilis pada tanggal 22 Januari 2026 mendatang untuk Playstation 5, mobile (Android dan iOS), dan tentu saja – PC.

