
Tidak ada kata berhenti untuk Dragon Ball, kalimat yang satu ini sepertinya pantas untuk menggambarkan situasi franchise legendaris yang terus hidup di ranah anime dan video game ini. Dengan popularitansya yang tidak pernah meredup, ia terus mendapatkan suntikan konten terlepas dari sepeninggalnya sang kreator – Akira Toriyama. Dari ranah game, kita sudah diperkenalkan dengan teaser perdana game baru bernama sandi “Project Age 1000”.
Dengan berfokus pada karakter original dan setting masa depan, Bandai Namco memang belum banyak angkat bicara soal apa yang akan ditawarkan oleh Project ini. Situasi ini kemudian memancing beragam rumor dan spekulasi soal kira-kira akan berakhir jadi game seperti apa dia.
Namun sebuah titik terang tiba-tiba muncul karena keteledoran Bandai Namco Asia Tenggara yang berupaya mengatur playlist Youtube resmi mereka. Mereka dengan sadar membangun sebuah playlist dengan nama “Dragon Ball Xenoverse 3” dan memasukkan teaser perdana “Project Age 1000” di dalamnya. Begitu aksi ini mendapatkan perhatian dari internet, mereka buru-buru menghapusnya.
Dragon Ball Xenoverse 3 is the Age 1000 game announcement – YouTube playlist created by Bandai Namco Southeast Asia https://t.co/e3nRVg5tWo https://t.co/9nKZIyTILo pic.twitter.com/B2E0TsmXl4
— Wario64 (@Wario64) February 22, 2026
Bandai Namco sendiri baru berncana untuk memperkenalkan game ini secara resmi, dan kemungkinan tabir misteri soal sang nama, di bulan April 2026 mendatang, tepatnya di event Dragon Ball Games Battle Hour di LA, Amerika Serikat. Belum banyak informassi terkait game ini selain rencana rilis untuk 2027.
Apakah benar bahwa Project Age 1000 adalah game Dragon Ball Xenoverse 3? Ataukah keteledoran ini semata-mata kesalahan tanpa makna? Kita tunggu saja.

