Kesimpulan

Bagi gamer-gamer yang sudah mencicipi Tsushima sebelumnya, akan ada banyak elemen di dalam Ghost of Yotei yang terlihat dan terasa familiar. Namun begitu Anda menyelami perjalanan Atsu ini, Anda akan paham bahwa ada begitu banyak penyempurnaan dan perbedaan, dari upayanya untuk mengurangi sensasi repetisi, cerita yang lebih personal, tingkat kesulitan lebih menantang, hingga presentasi visual dan audio yang ia tawarkan. Ada kualitas yang sempat Anda kenal Tsushima di sini, namun mengalami elevasi yang cukup pantas untuk dirayakan di mata kami. Semuanya dibalut dengan keseruan pertarungan penuh darah yang memuaskan.
Oleh karena itu, sebagai gamer yang mencintai Tsushima dan merasakan perbedaan yang cukup signifikan dari beragam elemen, familiar dan non-familiar yang ditawarkan oleh Ghost of Yotei, tidak banyak hal yang bisa kami keluhkan di sini.
Dengan bersihnya bug dan glitch juga untuk pengalaman kami, yang terhitung fantastis untuk game open-world sekelas ini, keluhan kami begitu minim. Kami hanya merasa ada beberapa bagian cerita utama yang terasa dragging dengan aumsi bahwa ia sebenarnya bisa diselesaikan dengan jauh lebih cepat. Kualitas cerita dari Yotei Six ini juga sayangnya menurut kami kurang konsisten, dimana ada karakter yang terasa lebih keren dibandingkan yang lainnya. Kami bahkan merasa sang musuh utama – Saito justru tidak sekeren salah satu anak buahnya.
Namun di luar keluhan yang terasa minor tersebut, kami berujung jatuh cinta dengan apa yang ditawarkan Ghost of Yotei nyaris di semua sisi – presentasi, detail teknis, cerita, dramatisasi, mekanik gameplay, OST, hingga ragam twist dan upaya untuk meminimalisir rentannya sensasi repetisi. Hasilnya adalah sebuah game open-world era Jepang kuno yang personal dan fenomenal di saat yang sama. Ini adalah kisah balas dendam yang indah.
Kelebihan

- Ezo terlihat super indah dan dramatis
- Ekspresi wajah mewakili emosi karakter dengan lebih baik
- Pertarungan terasa lebih dinamis lewat mekanik baru seperti lempar senjata dan disarm
- Representasi bangsa Ainu lewat gaya hidup, ideologi, hingga visual tampil di sini
- OST yang digarap memesona
- Tingkat kesulitan lebih menantang, di mode Normal sekalipun
- Brutalitas yang tetap dipertahankan
- Sensasi repetisi terasa lebih minimal dibandingkan Tsushima
- Banyak twist yang membuat cerita dan aktivitas sampingan menarik
- Sistem eksplorasi yang tidak terasa terpaku pada ikon
- AI musuh kini lebih cerdas untuk menempatkan posisi sesuai peran dan senjata
- Aksi berburu bounty selalu menjanjikan pertarungan yang seru dan menantang.
- Fashion armor yang keren
- Mini-game jentik koin ternyata seru
Kekurangan

- Cerita bisa terasa dragging di beberapa titik
- Sang pemimpin Yotei Six – Saito tidak sekeren beberapa anak buahnya
Direkomendasikan untuk gamer: yang mencintai Ghost of Tsushima, menginginkan game action berbasis melee yang seru dan menantang
Tidak direkomendasikan untuk gamer: yang menginginkan eksplorasi lebih serius soal konflik Ainu dan Jepang, menginginkan cerita yang lebih megah


One Response