
Dengan posisinya sebagai franchise tersukses Capcom, tentu bukan sebuah langkah yang aneh bagi developer asal Jepang ini terus mengeksplorasi dan mengeksploitasi Monster Hunter. Salah satu hasilnya adalah sebuah lini seri bernama Monster Hunter Stories yang tidak bisa lagi lebih berbeda. Capcom menawarkan pendekatan game RPG turn-based klasik di seri yang juga memuat begitu banyak monster ikonik sang franchise di dalamnya. Dinana cerita tidak lagi berkutat hanya pada aksi bertarung, tetapi juga menjadikan mereka sebagai temat. Di tengah kesuksesan ini, Monster Hunter Stories 3 – Twisted Reflection diperkenalkan.
Namun harus diakui, ada sesuatu yang terasa istimewa dan berbeda untuk Monster Hunter Stories 3 ini, yang membuat kami yang tidak pernah tertarik dengan dua seri sebelumnya sekalipun berujung ingin terjun. Salah satunya adalah kehadiran sang protagonis utama yang diposisikan dewasa, yang seolah mengindikasikan pondasi cerita yang lebih gelap juga. Dibumbui dengan cerita politik dunia fantasi yang tentu saja melibatkan para monster yang ada, ia jadi sebuah game yang membuat kami penasaran setelah sesi preview singkat kami sebelumnya.
Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Monster Hunter Stories 3 – Twisted Reflection ini? Mengapa kami menyebutnya sebagai game konservasi penuh aksi? Review ini akan membahasnya lebih dalam untuk Anda.
Plot

Monster Hunter Stories 3 akan membawa Anda ke dalam sebuah kerajaan dimana Anda akan berperan sebagai pangeran atau putri dari sebuah kerajaan bernama Azuria.
Seperti yang bisa diprediksi, Azuria tidak terlihat baik-baik saja. Proses eksplorasi mengindikasikan bahwa perlahan tapi pasti, mereka juga menemukan sebuah fenomena kristalisasi unik yang tidak hanyan berpotensi membuat ekosistem hancur, tetapi juga melahirkan sebuah varian monster yang lebih beringas. Di tengah situasii ini, Azuria sendiri masih harus melewati konflik melawan kerajaan tetangga bernama Vermeil.


Setelah pembicaraan damai yang gagal, Azuria dan Vermeil ternyata terhubung pada satu benang merah yang tidak pernah terprediksi sebelumnya. Salah seekor Rathalos kembar yang sempat lahir di Azuria di masa lalu dan seringkali dilihat sebagai sebuah pertanda buruk ternyata berujung dikendalikan oleh pihak Vermeil itu sendiri. Rathalos dengan tampilan unik ini mulai terlihat punya koneksi terkait proses kristalisasi yang kini mulai menyebar.
Lantas, tantangan seperti apa yang harus Anda hadapi sebagai penerus kerajaan Azuria ini? Apa yang menjadi sumber dari proses kristalisasi ini? Mampukah konflik antara dua kerajaan ini terhindarkan? Semua jawaban dari pertanyaan ini bisa Anda dapatkan dengan memainkan Monster Hunter Stories 3: Twisted Reflection ini.

