Review Resident Evil Requiem: Dua Rasa, Satu Musibah!
Page 4

Review Resident Evil Requiem: Dua Rasa, Satu Musibah!

Author picture
Author picture

Kesimpulan

Resident Evil Requiem tetap hadir sebagai sebuah seri solid yang akan memuaskan para fans yang sudah berdiri bersama dengan franchise ini untuk waktu yang sangat lama. Hanya saja, seperti halnya Leon yang berujung kembali, game ini terus kembali ke sebuah ide dan konsep yang saat ini sudah terlalu sering dieksplorasi.

Sebagai sebuah seri utama Resident Evil, Requiem didesain dengan cukup apik untuk memenuhi apa yang diinginkan dan dibutuhkan oleh dua basis fans game ini – mereka yang mencintai sensasi survival horror yang sempat ia tawarkan dan mereka yang mencintai pendekatan action di beberapa seri populernya. Berita baiknya? Ia didesain dengan cukup berimbang hingga terlepas dari apaapun preferensi Anda, apalagi dengan opsi sudut pandang untuk dipilih, akan tetap bisa menikmati keseluruhan pengalaman yang ia usung, Apalagi ia menawarkan cukup banyak fans-service yang akan membuat Anda yang sudah berbagi sejarah dengan franchise ini sedikit berbahagia.

Namun sayangnya, Resident Evil Requiem bukanlah game sempurna. Keputusan untuk menawarkan sebuah formula yang terbukti sukses di pasaran berarti meninggalkan satu fakta yang tidak tebantahkan – bahwa ini adalah sebuah seri yang bermain terlalu “aman”. Hampir sebagian besar pengalaman yang ia tawarkan akan terasa familiar untuk Anda yang sempat mencicipi game Resident Evil modern. Di tengah fakta bahwa ada begitu banyak inovasi yang seharusnya bisa mereka suntikkan, terutana jika mengacu pada game survival horror yang lain, ini tentu saja menjadi catatan yang mengecewakan.Sumber kritik yang lain? Sisi cerita yang sayangnya bagi kami, tidak cukup kuat untuk tidak hanya jadi perekat soal aksi Grace dan Leon, tetapi juga pondasi mengapa seri ini harus eksis.

Walaupun demikian, Resident Evil Requiem tetap hadir sebagai sebuah seri solid yang akan memuaskan para fans yang sudah berdiri bersama dengan franchise ini untuk waktu yang sangat lama. Hanya saja, seperti halnya Leon yang berujung kembali, game ini terus kembali ke sebuah ide dan konsep yang saat ini sudah terlalu terlalu sering dieksplorasi.

Kelebihan

Sesi survival horror ataupun action yang ditawarkan Capcom di seri ini berujung sama seru dan menyenangkannya.
  • Voice Acting Grace yang pantas diacungi jempol
  • Penuh fan service dan nostalgia yang kuat
  • Baik sesi survival horror ataupun action dieksekusi dengan baik
  • Brutalitas eksplisit yang menyenangkan
  • Replaybility cukup tinggi dengan ragam tantangan dan tingkat kesulitan baru

Kekurangan

Sayangnya ia hadir dengan jalinan cerita yang sulit untuk dipuji dan dirayakan.
  • Cerita tidak cukup kuat
  • Bermain terlalu “aman”

Direkomendasikan untuk gamer: yang punya sejarah dengan Resident Evil, peniknat game survival horror ataupun action yang menyenangkan

Tidak dikomendasikan untuk gamer: yang mencari sebuah pengalaman Resident Evil yang baru, menginginkan sebuah cerita yang kuat

Author picture
Editor in Chief
Pladidus sudah berkecimpung selama 14 tahun di industri media game Indonesia dan selalu bersemangat untuk merekomendasikan Suikoden II kapan saja, dimana saja, dan kepada siapa saja.

Next Post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest

Level Up Your Gaming News!

Subscribe for the latest gaming news and updates.

Share this website