
Mengembangkan sebuah game tentu tidak murah, apalagi produk yang tengah dikembangkan tersebut merupakan game perdana sang studio developer. Situasi semakin runyam jika ambisinya besar, yang tentu saja membutuhkan lebih banyak pegawai dan waktu, yang kesemuanya berkontribusi pada beban biaya yang harus dibayar. Maka tidak mengherankan jika pertanyaan soal sumber dana seringkali menemani pengumuman game baru dari studio indie dan AA baru. Salah satunya? Dev. Highguard – Widlight Entertainment.
Pertanyaan ini tentu saja rasional mengingat nama Wildlight yang tidak dikenal sebelumnya tiba-tiba mengemuka di akhir tahun 2025 kemarin. Ia diperkenalkan sebagai tim yang berisikan veteran-veteran game FPS yang sudah makan asam garam industri game, terutama dari Apex Legends dan Titanfall.
Dengan tim cukup besar dan produk cukup ambisius yang sayangnnya berujung gagal di pasaran – Highguard, banyak gamer yang tentu mempertanyakan dari mana sumber awal modal pengembangan untuk Wildlight Entertainment itu sendiri.
Jawabannya ternyata datang dari sumber dana yang juga menjadi pemilik dari begitu banyak pelaku industri game saat ini – Tencent. Informasi tersebut disampaikan oleh jurnalis game – Stephen Totilo untuk situsnya – Game File. Informasi ini datang dari sumber yang diklaim Totilo bisa dipercaya.

Tencent dan Wildlight sendiri tidak pernah membicarakan secara terbuka soal pendanaan ini, yang memang memancing tanda tanya tersendiri. Sayangnya, Totilo tidak memberikan detail lebih banyak soal total uang yang sebenarnya sudah diinvestasikan dan dikeluarkan oleh Tencent untuk Highguard yang saat ini terus kehilangan pemain aktifnya.
Baik Tencent ataupun Wildlight Entertainment sendiri masih menolak untuk memberikan komentar resmi terkait informasi baru ini. Seperti yang kita tahu, Wildlight juga belum lama ini baru saja melakukan PHK massal setelah Highguard gagal mendapatkan sukses dan momentum rilis sesuai yang mereka harapkan.
Apakah Wildlight akan bisa membalikkan keadaan? Ataukah ini akan jadi “pil pahit” yang harus ditelan Tencent? Kita tunggu saja.

