Tencent Tarik Pendanaan dari Highguard

Tencent Tarik Pendanaan dari Highguard

Author picture
Author picture

Salah satu kasus rilis paling menyedihkan di awal tahun 2026 ini, kalimat yang satu ini sepertinya tidak berlebihan untuk membicarakan game live-service perdana dari Wildlight Entertainment – Highguard. Setelah jadi game penutup event The Game Awards 2025 akhir tahun kemarin yang jelas berujung blunder karena melahirkan ekspektasi yang mulai tidak masuk akal, game ini “mati cepat”. Sebegitu tidak suksesnya, hingga aksi PHK massal pun terjadi hanya dalam waktu singkat setelah rilis. Kini, Highguard diterpa oleh berita lain yang tidak kalah buruknya.

Seperti yang kita tahu, berdasarkan laporan dai Stephen Totilo beberapa waktu yang lalu, Wildlight Entertainment ternyata mendapatkan suntikan pendanaan dari raksasa – Tencent untuk meracik Highguard. Sebuah informasi yang mereka rahasiakan untuk alasan yang misterius.

Namun proses PHK massal yang terjadi mengindikasikan bahwa di titik ini, Wildlight memang tidak lagi punya dana untuk mempertahankan tim yang besar atas nama membalikkan situasi terkait game multiplayer kompetitif yang berusaha melebur begitu banyak elemen di satu ruang yang sama ini.

Laporan terbaru menyebut bahwa situasi ini memang merupakan dampak dari penarikan dukungan dana dari Tencent buntut dari gagalnya Highguard. Informasi ini dibagikan oleh jurnalis – Jason Scherier dalam artikel terbarunya untuk Bloomberg. Schreier menyebut bahwa pendanaan tersebut ditarik kira-kira dua minggu setelah Highguard dirilis.

Laporan terbaru dari Bloomberg menyebut bahwa Tencent telah menarik pendanaan dari Wildlight setelah gagalnya Highguard.

Walaupun isi kerjasama antara kedua perusahaan ini tidak pernah dijelaskan dengan lebih detail, namun mantan karyawan Wildlight yang diwawancara Schreier berasumis bahwa ia didasarkan pada metric data performa tertentu pada HIghguard. Pendanaan langsung dihentikan oleh Tencent begitu rilis Highguard gagal menyentuh angka atau data tertentu yang diinginkan oleh perusahaan asal China ini.

Di laporan yang sama, Schreier juga membedah rangkaian kejadian yang berujung pada gagalnya HIghguard, dari bagaimana di awal ia dibangun sebagai game survivor ala Rust sebelum diubah menjadi bentuk yang kita kenal selama ini. Atau bagaimana posisi “veteran” Apex Legends yang disandang oleh para developer kunci game ini justru jadi bumerang untuk rasa percaya diri yang terlalu tinggi bahwa Highguard akan sukses di pasaran.

Widlight sendiri saat ini masih terus berupaya untuk mendukung Highguard terlepas dari jumlah pemain yang terus berkurang.

Bagaimana menurut Anda soal situasi ini?

Author picture
Editor in Chief
Pladidus sudah berkecimpung selama 14 tahun di industri media game Indonesia dan selalu bersemangat untuk merekomendasikan Suikoden II kapan saja, dimana saja, dan kepada siapa saja.

Next Post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest

Level Up Your Gaming News!

Subscribe for the latest gaming news and updates.

Share this website