
Gamer Indonesia mana yang tidak mengenal Upin & Ipin di titik saat berita ini ditulis? Sebagai salah satu tayangan yang secara rutin hadir di televisi Indonesia, sang kembar nakal yang penuh aksi di Kampung Durian Runtuh ini hadir kocak dan menyenangkan. Dengan kultur Asia Tenggara yang kental dan dekat dengan Indonesia, tidak mengherankan jika hype sempat terbangun ketika pengalaman ini hendak diterjemahkan menjadi video game. Namun proyek yang diberi nama Upin & Ipin Universe tersebut justru berujung gagal.
Di luar ragam masalah pengemabangan dari kontroversi terkait si studio – Streamline Studios, hasil akhir yang masih dipenuhi masalah teknis, dan konten yang tidak sekaya yang dibayangkan, Upin & Ipin Universe juga punya satu kelemahan besar saat rilis. Benar sekali, harga.
Entah apa yang dipikirkan, namun game open-world dengan ragam aktivitas ini diputuskan untuk dijual di harga Rp 650.000,- yang notabene jauh lebih tinggi dibandingkan dengan banyak game AA dan indie berkualitas tinggi sekalipun. Streamline dan sang empunya IP – Les’ Copaque Production dianggap tidak sensitif dengan kebijakan region pricing yang sudah banyak diterapkan oleh game rilis luar negeri, bahkan luar kawasan Asia Tenggara itu sendiri.
Siapa yang mengira bahwa keluhan tersebut akhirnya dijawab beberapa bulan setelah rilis dimana game ini resmi “dicap” oleh komunitas sebagai produk gagal. Lewat akun0 sosial media yang mereka lepas, Upin & Ipin Universe akhirnya menerapkan region pricing untuk tiga negara – Singapura, Malaysia, dan Indonesia.

Untuk wilayah Indonesia, game ini turun dengan harga yang cukup signifikan, lebih dari 50%. Game yang sempat ditawarkan di harga Rp 650.000,- tersebut kini resmi bisa didapatkan dengan harga Rp 300.000,- saja! Penurunan harga ini bersifat permanen dan bukan sekadar dipengaruhi masa diskon, misalnya.
Seolah untuk mendorong penjualan yang lebih baik, Upin & Ipin Universe juga mengumumkan dukungan lokalisasi bahasa lebih banyak dengan tambahan ekstra bahasa Indonesia, Simplified Chinese, Spanyol, dan juga Jepang.
Bagaimana dengan Anda? Tertarik untuk menikmati game ini setelah penurunan harga permanen ini?

